Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  MPR RI

Tingkatkan Mekanisme Penyelenggaraan yang Aman untuk Menyerap Setiap Potensi Wisata

Tingkatkan Mekanisme Penyelenggaraan yang Aman untuk Menyerap Setiap Potensi Wisata
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. (Foto: Istimewa)
Kamis, 03 Maret 2022 16:58 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Manfaatkan potensi wisata yang ada dengan terus meningkatkan penerapan pola penyelenggaraan pariwisata yang aman di sejumlah daerah. Demikian diungkapkan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/3/2022).

"Sejumlah potensi di berbagai bidang harus segera dimanfaatkan, termasuk di sektor pariwisata, agar mendorong perekonomian nasional terus tumbuh di masa pandemi," katanya.

Keterangan resmi Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (1/3) tercatat kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia pada Januari 2022 sebanyak 143.744 orang. Jumlah tersebut turun 12,15% jika dibandingkan capaian Desember 2021.

Namun, secara tahunan (year on year/yoy), jumlah itu bertambah 13,62% jika dibandingkan dengan capaian Januari 2021, yakni 126.515 orang. Kedatangan Wisman Januari tahun ini didominasi lima negara yaitu Timor Leste, Malaysia, Tiongkok, Papua Nugini dan Amerika Serikat.

Potensi tersebut, menurut Lestari, harus dimanfaatkan agar sektor pariwisata nasional tetap berdenyut. "Tentu saja, pemanfaatan minat para Wisman yang berkunjung ke Indonesia harus disikapi dengan bijak lewat penerapan penyelenggaraan wisata yang aman, seperti mekanisme travel bubble," jelas Rerie, sapaan akrab Lestari.

Skema travel bubble tersebut, ujar Rerie, memastikan bahwa para Wisman yang datang hanya berlibur pada daerah yang dituju saja, sehingga para wisatawan lebih terjamin keamanannya dari potensi paparan Covid-19.

"Memanfaatkan setiap potensi wisata yang ada diimbangi dengan kreativitas penerapan mekanisme pengamanan para Wisman, membuka peluang bagi para pelaku usaha di sektor pariwisata untuk bisa terus produktif," ujar Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.

Berbagai kreativitas dan upaya yang terukur berdasarkan data yang valid, tegas Rerie, harus terus dikembangkan agar upaya mengakselerasi sektor-sektor yang terdampak pandemi lebih terarah dan aman, sehingga berujung pada peningkatan produktivitas sektor tersebut. "Menurut saya, langkah-langkah strategis sangat diperlukan agar sektor pariwisata nasional dapat segera membaik dan bangkit di masa pandemi ini," pungkasnya.***

wwwwww