Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
16 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
5 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
5 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
5 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
4 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

Jelang Ramadan, Pemprov DKI Diminta Jaga Harga Pangan

Jelang Ramadan, Pemprov DKI Diminta Jaga Harga Pangan
Ilustrasi harga pangan. (gambar: dok. ist./dhakatribune)
Selasa, 08 Maret 2022 11:47 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Anthony Winza Probowo meminta pemerintah untuk memastikan harga pangan stabil di bulan Ramadan. Demikian Ia sampaikan dalam penuturan tertulis yang dibaca di Jakarta, Selasa (8/3/2022).

"Kami kira Pemprov DKI dapat mengantisipasi kenaikan harga dan kelangkaan pangan dengan cepat. Terlepas dari faktor apapun, seharusnya tidak menjadi alasan. Sebentar lagi, sudah Ramadan. Ini kan soal perut. Kalau perut sudah berbicara, ya tidak bisa ditunda-tunda. Lagipula, kami sudah ingatkan di dalam rapat, agar cepat melakukan intervensi supply chainnya, kalau perlu subsidi buatkan green house untuk petani supplier," ucap Anthony sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

DPRD, kata Dia, juga sudah menyetujui anggaran Rp800 miliar untuk subsidi pangan masyarakat. "Harusnya ini bisa digunakan untuk juga bisa dijadikan instrumen penekan inflasi.".

Ia melanjutkan, Pemprov DKI juga perlu segera memulai pembahasan Raperda Ketahanan Pangan yang memuat pula konsep Dana Abadi Pangan.

"Kita mau semua masyarakat Jakarta hidupnya sejahtera. Sudah saatnya Pemprov DKI segera memberikan jaminan ketahanan pangan dan bahkan akses makanan gratis kepada anak-anak terlantar, hal ini dijamin konstitusi. Kita perlu perbaiki sistemnya. Misalkan dengan membentuk Endowment fund atau dana abadi untuk pangan, dana abadi ini bisa digunakan sebagai instrumen untuk subsidi pangan, maupun untuk operasi pasar, bahkan untuk memberikan makanan gratis bagi anak-anak terlantar sebagaimana dijamin oleh Pasal 34 UUD 1945," tutup Anthony.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww