Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
11 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
11 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
22 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
11 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
21 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Politisi PDIP Dorong Pembentukan PP Tata Niaga Pangan

Politisi PDIP Dorong Pembentukan PP Tata Niaga Pangan
Anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Rieke Diah Pitaloka (kiri) saat melintas di Gedung Nusantara, Jakarta. (foto: dok. ist.)
Selasa, 15 Maret 2022 22:16 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendorong pemerintah membentuk Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Niaga Pangan Nasional. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/3/2022) Ia menegaskan, tata niaga pangan nantinya harus berbasis kepada data pangan yang akurat.

"PP tersebut dibutuhkan untuk kepastian, perlindungan dan penguatan, serta jaminan hukum bagi masyarakat," ujar Rieke sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Jaminan hukum yang dimaksud, setidaknya meliputi sejumlah poin sebagai berikut:

1. Tersedianyan pangan yang berkualitas, aman, mudah, dan terjangkau bagi seluruh rakyat

2. Meningkatkan kinerja, produktivitas dan pendapatan petani, nelayan, pembudidaya ikan dan garam, serta pedagang nasional

3. Penguatan kelembagaan petani, nelayan, pembudidaya ikan dan garam, serta pedagang nasional

4. Terpenuhinya konsumsi dan bahan baku yang berkualitas, aman, dan terjangkau bagi industri pangan olahan nasional

5. Peningkatan mutu dan keamanan produk pangan nasional

6. Penyelarasan hubungan antara produsen, pedagang dan konsumen untuk mewujudkan pasar yang berkeadilan dan prospektif

7. Meningkatkan kemitraan antara usaha besar dan koperasi, UMKM, serta Pemerintah dan swasta

8. Tercipanya sistem perdagangan dan distribusi pangan, khususnya kebutuhan pokok nasional yang transparan dan sehat

9. Tercapainya persaingan yang berkeadilan setiap produk pangan di pasar domestik, regional, maupun global

10. Meningkatnya pendapatan daerah dan devisa negara dari hasil ekspor pangan

11. Terciptanya lapangan pekerjaan bagi rakyat di sektor hulu, tengah dan hilir pangan nasional

Agar PP Tata Niaga Pangan Berbasis Data Pangan Nasional yang Akurat itu segera terwujud, dirinya juga mendukung Kementrian Perdagangan Republik Indonesia untuk segera mengajukan ijin prakarsa.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww