Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Basket

Putin tentang Aktivitas Militer Biologis AS di Ukraina

Putin tentang Aktivitas Militer Biologis AS di Ukraina
Presiden Rusia Vladimir Putin dalam suatu siaran televisi Moskow, Februari 2022. (foto: ist. via antara)
Minggu, 20 Maret 2022 15:52 WIB
JAKARTA - Presiden Rusia Vladimir Putin dalam dalam percakapan seluler dengan Perdana Menteri Luksemburg Xavier Bettel, kemarin, mengkritik kegiatan militer-biologis Amerika Serikat di Ukraina sebagai "perilaku yang tidak dapat diterima". Ini tentang aktivitas militer-biologis Ukraina yang sempat diakui Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk urusan politik Victoria Nuland, pekan lalu.

Dalam pembicaraan Putin dengan Bettel itu, kedua pemimpin membahas operasi militer Rusia di Ukraina dan Putin menyebut tentang serangan rudal pasukan keamanan Ukraina di sejumlah kota di Donbass.

Sementara itu, Bettel dalam pernyataan resmi menyatakan dorongan agar konflik Rusia-Ukraina diakhiri. "Tidak ada yang akan mendapat keuntungan dari bentrokan ini; bukan Rusia, bukan pula Eropa, dan tentu saja bukan Ukraina," kata Bettel sebagaimana dikutip dari Antara.

Kementerian Luar Negeri Rusia pada Kamis (17/3/2022) meminta Washington untuk memberikan semua informasi tentang kegiatan laboratorium biologis yang berkaitan dengan AS di Ukraina.

Pekan lalu, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland menyampaikan kesaksian di depan sidang dengar pendapat Komite Hubungan Luar Negeri Senat tentang Ukraina. Dalam sidang itu, Nuland mengakui bahwa Ukraina memiliki fasilitas penelitian biologis.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Basket, DKI Jakarta
wwwwww