Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  MPR RI

Gelar Lomba Stand Up Comedy, Bukti MPR Tak Alergi Kritik

Gelar Lomba Stand Up Comedy, Bukti MPR Tak Alergi Kritik
Plt. Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah. (Foto: MPR)
Senin, 21 Maret 2022 21:15 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Plt. Deputi Bidang Administrasi Sekretariat Jenderal MPR RI Siti Fauziah membuka Lomba Stand Up MPR Rumah Kebangsaan. Acara tersebut berlangsung di loby Nusantara II Gedung MPR/DPR, Senin (21/3/2022).

Ikut hadir dalam acara tersebut Kepala Biro Sekretariat Pimpinan Heri Herawan. Babak penyisihan Lomba Stand Up MPR Rumah Kebangsaan, ini diikuti 35 peserta. Jumlah tersebut adalah hasil seleksi dari 150 orang yang mendaftar melalui email. Sepuluh peserta terbaik akan berlomba kembali pada babak final, Selasa (29/3/2022) untuk memperebutkan hadiah sepeda motor listrik.

Tiga komedian hadir untuk memberikan penilaian kepada semua peserta. Mereka adalah Dery 4 Sekawan, Iwel Sastra dan Mo Sidiq. Dalam sambutannya Siti Fauziah yang akrab disapa Bu Titik antara lain mengatakan, sebagai rumah kebangsaan, MPR memerlukan saran, kritik dan masukan dalam melaksanakan kinerjanya.

Dengan digelarnya lomba Stand up comedy dianggap sebagai salah satu metode yang paling strategis dalam memberikan saran, kritik dan masukan dan menandakan MPR tidak alergi terhadap kritikan. Karena menurutnya, penyampaiannya dilakukan melalui komedi yang dikemas secara ringan, tetapi penuh dengan nilai-nilai moral.

"Dua tahun kita berada dalam kondisi pandemi Covid 19. Berbagai macam pembatasan sudah di jalani. Mudah-mudahan dengan terselenggaranya acara ini dapat memberikan hiburan kepada kita semua. Namun tetap dalam kerangka agar MPR sebagai sebuah lembaga negara terus melakukan perbaikan dan kinerjanya sesuai dengan tugas dan mandat konstitusionalnya," kata Siti Fauziah menambahkan.

MPR kata Bu Titik memiliki berbagai tugas konstitusional. Yaitu, mengubah dan menetapkan undang-undang dasar, melantik presiden dan wakil presiden hasil pemilihan umum, dan memutus usul DPR berdasarkan keputusan MK untuk memberhentikan presiden dan atau wakil presiden. Juga melantik wakil presiden apabila presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melaksanakan kewajibannya, memilih wakil presiden dari dua calon yang diajukan presiden apabila terjadi kekosongan jabatan wakil presiden, serta memilih presiden dan wakil presiden apabila keduanya berhenti secara bersamaan,

Selain itu ada juga tugas MPR yang diatur dalam Undang Undang NO 17/2014 yang diubah menjadi UU NO 13/2019 Tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD. Yaitu, memasyarakatkan ketetapan MPR, memasyarakatkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika dan mengkaji sistem ketatanegaraan, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta pelaksanaannya. Dan menyerap aspirasi masyarakat berkaitan dengan pelaksanaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

"Dari data yang saya lihat, para pesertanya banyak yang berdomisili di wilayah Jabodetabek, mudah-mudahan ke depan bisa kita adakan lagi dengan skala yang lebih luas, dan diikuti oleh para peserta dari berbagai domisili," kata Bu Titik lagi.***

wwwwww