Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
12 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
12 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
23 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
12 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
12 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
6
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
12 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
Home  /  Berita  /  Metropolitan

MPR Ajak Masyarakat Bahu-membahu Berdayakan Ekonomi

MPR Ajak Masyarakat Bahu-membahu Berdayakan Ekonomi
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid. (Foto: Istimewa)
Kamis, 24 Maret 2022 00:03 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mengajak masyarakat untuk saling bahu membahu memberdayakan ekonomi warga, sebagai bagian dari upaya merealisasikan cita-cita para pendiri bangsa.

Harapan itu disampaikan Hidayat dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR-RI. Acara yang digelar berkat kerjasama MPR dengan Bidang Pemberdayaan Jaringan Usaha dan Ekonomi Kader (BPJE) DPD PKS Jakarta Selatan beserta para penggerak ekonomi kerakyatan, Rabu (23/3/2022).

"Sejak awal Founding Fathers yang terhimpun dalam Panitia Sembilan menyepakati cita-cita Indonesia merdeka adalah menjadi makmur, sebagaimana tercantum dalam alinea kedua Pembukaan UUD NRI 1945," ujar Hidayat.

Makmur artinya berdaya secara ekonomi dan sejahtera secara materi. Dan kemakmuran merupakan salah satu pilar yang akan menghadirkan dan menjaga kemerdekaan Indonesia. Pria yang akrab disapa HNW ini menambahkan, dalam alinea keempat bahkan secara jelas disebutkan bahwa salah satu tujuan didirikannya negara Indonesia adalah untuk memajukan kesejahteraan umum.

"Artinya, sebagai warga yang turut memperjuangkan pemberdayaan ekonomi masyarakat, di saat yang sama juga sedang melaksanakan amanat konstitusi. Yakni untuk mencapai salah satu tujuan bernegara," sambungnya.

Kemakmuran dan kesejahteraan umum, itu kata HNW pada akhirnya harus mengarah pada upaya mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Sehingga kegiatan-kegiatan ekonomi yang dilaksanakan haruslah berdampak positif kepada masyarakat dan manfaatnya terdistribusi luas. Bukan hanya menguntungkan apalagi memperkaya segelintir pihak saja.

"Oleh karena itu kami mendukung program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang secara norma dan ideologi telah diperjuangkan sejak awal oleh bapak-bapak bangsa baik itu dari ormas maupun orpol, termasuk dari kalangan Umat Islam," pungkasnya.***

wwwwww