Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
21 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

PAN ke Cak Imin: Enggak Usah Ngatur-ngatur Soal Jatah Menteri, Itu Urusan Presiden!

PAN ke Cak Imin: Enggak Usah Ngatur-ngatur Soal Jatah Menteri, Itu Urusan Presiden!
Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)
Minggu, 27 Maret 2022 21:16 WIB

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan merespons pernyataan Ketum Partai Kebangkita Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang khawatir jatah menteri pada Kabinet Indonesia Maju berkurang. Menurut Zulhas, Cak Imin tak seharusnya mengatur Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam urusan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju.

Zulhas menegaskan, isu perombakan kabinet menteri pada Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin merupakan hak prerogatif Presiden. "Saya kan mantan Ketua MPR dan sekarang Wakil Ketua MPR enggak usah kita ngatur-ngatur," kata Zulhas di Jakarta, Minggu (27/3/2022).

Zulhas enggan berspekulasi lebih jauh akan dapat jatah menteri atau wakil menteri pada Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf. Menurutnya, hal itu merupakan hak prerogatif Presiden. "Kalau soal reshuffle ini kan sepenuhnya hak prerogatif presiden,” tegas Zulhas.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar melontarkan pernyataan perang jika jatah menteri partai yang dipimpinnya diganggu dalam menteri Kabinet Indonesia Maju. Cak Imin tak mempersoalkan jika PAN bergabung dalam pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

"Yang penting jangan ganggu posisi PKB. Silahkan, asal gak ganggu PKB. Kalau ganggu PKB, bisa Ukraina lawan Rusia nanti. Silakan masuk, tapi jangan ganggu PKB,” ucap Cak Imin di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/3).***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww