Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
24 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
24 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Neng Eem: Cinta Tanah Air Adalah Sebagian Dari Pada Iman

Neng Eem: Cinta Tanah Air Adalah Sebagian Dari Pada Iman
Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( FPKB) MPR RI Hj. Neneng Eem Marhamah Zulfa Hiz saat swafoto bareng Kabiro humas MPR RI, Siti Fauziyah. (Foto; Istimewa)
Senin, 28 Maret 2022 21:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

CIANJUR - Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ( FPKB) MPR RI Hj. Neneng Eem Marhamah Zulfa Hiz mengingatkan, potensi perpecahan bangsa Indonesia sangat besar. Ini terjadi karena Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Apalagi, jumlah kelompok yang merongrong persatuan semakin banyak. Karena itu Neng Eem mengajak jajaran pengurus Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur Jawa Barat, meneruskan cita-cita para pendiri bangsa, dengan menjadi agen persatuan dan kebangsaan.

"Bagi Bangsa Indonesia, keragaman, itu adalah sunatullah. Karena itu kita perlu menjaga persatuan dan kesatuan, sebagaimana perintah Rasulullah yang berbunyi hubbul Wathan Minal Iman (cinta tanah air, itu adalah sebahagiaan dari iman," kata Neng Eem menambahkan.

Pernyataan itu disampaikan Neng Eem saat tampil menjadi pembicara pada acara Sarasehan Kehumasan MPR RI Menyapa Sabahat Kebangsaan, kerjasama MPR dengan Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur. Acara tersebut berlangsung di Wisma Kemnaker Cianjur, Jawa Barat, Minggu (27/3/2022).

Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Sistem Informasi Sekretariat Jendral MPR RI Siti Fauziah SE, MM. Serta Ketua Perempuan Bangsa Kabupaten Cianjur Hj. Nyi Mas Enan. Tema yang dibahas pada sarasehan itu adalah "Perempuan Merajut Asa Untuk Masa Depan".

Hubbul Wathan minal iman, kata Neng Eem dalam prakteknya terbagi menjadi tiga. Yaitu Ukhuwah Basariyah atau persaudaraan sesama umat manusia. Artinya semua manusia di muka bumi adalah saudara, yang harus saling menghormati dan menyayangi. Tidak dibatasi wilayah negara manapun. Ukhuwah Basariyah mengakui bahwa setiap manusia merupakan makhluk tuhan yang diciptakan Allah SWT.

"Kedua adalah Ukhuwah Islamiah. Di manapun umat Islam berada, dia adalah saudara, meski di tempat yang jauh maupun beda pilihan politik dari kita. Lalu Ukhuwah Wathaniyah yaitu saudara sebangsa dan setanah air. Terlepas apapun Suku, agama dan asal-usulnya, mereka adalah saudara. Cinta tanah air, adalah kodratnya manusia. Tidak ada orang yang bisa hidup terlepas dari tanah dan air," kata Neng Eem lagi.

Sepantasnya, kata Neng Eem, jika bangsa Indonesia memiliki keyakinan bahwa NKRI adalah harga mati. Karena bentuk negara NKRI adalah yang paling cocok buat bangsa Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan sesuai undang-undang yang berlaku. Tidak dipraktekkan secara serampangan atau malah mengadu domba.

"Jangan lagi ada yang mempertentangkan antara Islam dan Pancasila atau Al Qur'an dan UUD NRI Tahun 1945. Jangan pula, mengkafirkan pihak lain yang tidak sejalan hanya karena beda pandangan politik. Kita tidak boleh membiarkan peristiwa di pakistan, pengambil alihan secara paksa pemerintahan yang sah oleh kelompok Taliban," kata Neng Eem menambahkan.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas Dan Sistem Informasi MPR RI Siti Fauziah mengatakan, kaum perempuan memiliki peran besar dalam membangun peradaban. Karena perempuanlah yang pertama kali memberikan pendidikan dan kasih sayang kepada anak-anaknya.

Karena itu Siti Fauziah mengingatkan agar para ibu tetap memperhatikan tugasnya sebagai orangtua, meski banyak kegiatan yang harus diikuti. Dan tetap mengawasi perkembangan anak-anaknya disetoap perkembangan.

"Saya percaya, ibu-ibu bisa melaksanakan tugasnya. Terbukti banyak kaum perempuan yang membawa anaknya, saat mereka bekerja ataupun melakukan kegiatan sosial kemasyarakatan. Jangan pernah menyerah dan tetap bersemangat," kata Siti Fauziah lagi.***

wwwwww