Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
14 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
3
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
3 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
4
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
2 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
5
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
Kemenpora
3 jam yang lalu
Peringatah HSP ke-98, Menpora Erick Ingatkan Semangat Sumpah Pemuda Itu Harus Hidup
6
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
3 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Home  /  Berita  /  Voli

Kemendagri Dorong Komitmen Pusat-Daerah Danai Pengawasan Kelautan dan Perikanan

Kemendagri Dorong Komitmen Pusat-Daerah Danai Pengawasan Kelautan dan Perikanan
Ilustrasi warga memancing ikan di laut. (foto: www.gonews.co/dzulfiqar)
Kamis, 31 Maret 2022 08:42 WIB
JAKARTA - Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) II Ditjen Bangda Kemendagri Iwan Kurniawan dalam Rakornas di Jakarta baru-baru ini menyatakan, perlu komitmen pusat dan daerah untuk menyiapkan dukungan pendanaan terhadap pengembangan Prinsip Pembentukan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) kelautan dan perikanan di daerah melalui pembinaan, pelatihan PPNS, maupun penyediaan sarana dan prasarana.

"Berdasarkan data Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) anggaran sub-urusan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan masih minim," kata Iwan sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari keterangan Puspen Kemendagri, Kamis (31/3/2022).

Ia merinci, anggaran sub-urusan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan tahun 2021 hanya sebesar 6,16 persen (Rp141.954.508.478), dan pada tahun 2022 hanya sebesar 3 persen (Rp 37.174.223.906,-) dari total anggaran nasional untuk urusan bidang kelautan dan perikanan pada masing-masing tahun.

Ia menegaskan, tanpa dukungan anggaran yang memadai maka upaya pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan sukar diimplementasikan dengan baik.

Iwan mengarahkan, agar pemerintah daerah dapat merencanakan program kegiatan serta penganggaran pada sub-urusan pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan. Hal itu baik dalam dokumen rencana pembangunan daerah, dokumen rencana kerja perangkat daerah, maupun dokumen pengelolaan keuangan daerah.

"Dengan memperhatikan indikator yang telah ditetapkan dan disesuaikan dengan Permendagri Nomor 90 tahun 2019 dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 050-5889 Tahun 2021," tandas Iwan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Voli, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww