Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
21 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sosialisasi di Kediri, Ahmad Rizki Sadig Paparkan Makna Ramadhan dan Empat Pilar MPR

Sosialisasi di Kediri, Ahmad Rizki Sadig Paparkan Makna Ramadhan dan Empat Pilar MPR
Ahmad Rizki Sadiq saat Sosialisasi 4 Pilar MPR di Kelurahan Bujel, Kota Kediri, Jawa Timur. (Foto: Istimewa)
Kamis, 14 April 2022 20:22 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

KEDIRI - Bulan Ramadan adalah bulan yang penuh berkah. Tidak hanya untuk umat islam tetapi juga untuk seluruh bangsa Indonesia dimana deklarasi kemerdekaan Bangsa Indonesia dilakukan pada bulan ramadan. Ketika itu para founding father bangsa yang beragama islam sedang menunaikan ibadah puasa.

Dalam bulan suci umat islam ini juga ini, Sekretaris Fraksi MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Dapil VI F-PAN Ahmad Rizki Sadig menggelar sosialisasi 4 (empat) pilar MPR yang diakhiri dengan acara buka bersama.

"Pancasila adalah konsensus para pendiri bangsa atas Indonesia, dimana didalamnya terkandung nilai-nilai religius dan menempatkan keimanan kepada Tuhan pada urutan yang pertama," kata Ahmad Rizki Sadig, Kamis (14/5/2022).

Ahmad Rizki Sadig juga mengungkapkan, bahwa konsekwensi dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa adalah kewajiban negara untuk menjamin umat Islam dapat melaksanakan ibadahnya dengan penuh kemerdekaan. Pasalnya, kata Dia, kemerdekaan menjalankan ibadah juga diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang merupakan satu dari empat pilar kebangsaan.

Dalam sesi tanya jawab dengan peserta, lanjut Sadiq, disampaikan juga bahwa kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agamanya masing-masing merupakan bentuk pengamalan dari pilar kebangsaan yang lain yaitu Bhineka Tunggal Ika.

"Kegiatan sosialisasi empat pilar ini adalah salah satu tugas dari setiap anggota MPR RI, agar seluruh elemen masyarakat dapat menginternalisasi empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal dalam kehidupan sehari-hari dan tidak hanya sekedar menjadi jargon kosong yang tidak dipahami oleh warga negara," paparnya.***

wwwwww