JAPFA Ramadhan Cup Arena Latih Tanding Pecatur Indonesia Kata Utut Adianto
![]() |
| Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto dan R Artsanti saat mendampingi Menpora Amali pada acara pembukaan JAPFA Ramadhan Cup 2022. (Foto: Humas Kemenpora) |
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Turnamen Catur JAPFA Ramadhan Cup 2022 resmi dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali di Wisma Serbaguna Komplek Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 27 April 2022.Tecatat 236 pecatur dari 20 daerah mengikuti kompetisi catur cepat yang digelar hingga Kamis, 27 April 2022.
“Catur adalah satu-satunya olahraga yang dapat dimainkan saat puasa sehingga Turnamen Ramadan Cup merupakan kompetisi tradisi yang selalu dilaksanakan oleh JAPFA. Dan, saya mengucapkan terima kasih kepada JAPFA yang tetap memberikan dukungan meski kondisi perekonomian belum membaik akibat pandemi Covid-19,” ujar Ketua Umum PB Percasi, GM Utut Adianto.
Keberadaan JAPFA Ramadhan Cup ini, kata Utut Adianto, sangat penting sebagai arena latih tanding bagi para pecatur yang memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. Apalagi, catur cepat yang dipertandingkan di JAPFA Ramadhan Cup ini menjadi salah satu nomor yang dipertandingkan pada pesta olahraga dua tahunan negara-negara Asia Tenggara tersebut.
“Karena SEA Games 2021 Vietnam mempertandingkan nomor catur cepat, Ramadhan Cup cocok dijadikan ajang latih tanding para pecatur Indonesia sebelum berlaga,” ujarnya.
Menpora Amali memberikan apreasiasi kepada JAPFA yang telah mendukung turnamen catur di Indonesia. Bahkan, dia menyebut dukungan JAPFA itu merupakan komponen penting dalam membina prestasi pecatur Indonesia.
“Pecatur-pecatur Indonesia memerlukan pertandingan-pertandingan seperti ini untuk meningkatkan kualitas permainan mereka. Disinilah peranan JAPFA yang selalu menghadirkan pertandingan berkualitas untuk para pecatur Indonesia,” jelasnya.
Menanggapi berbagai apreasiasi positif tersebut, Vice President-Head of Social Investment JAPFA, R Artsanti mengatakan dukungan kepada pecatur Indonesia kolaborasi bersama selama lebih dari dua dekade. Melalui berbagai turnamen yang diselenggarakan diharapkan nantinya lahir pecatur-pecatur andalan baru Indonesia di masa mendatang.
“Kolaborasi selama dua dekade ini setidaknya telah berhasil melahirkan Grand Master Susanto Megaranto. JAPFA masih tetap ingin melahirkan Grand Master dan juga master-master baru di masa yang akan datang,” ujar Artsanti.
“Kami di Departemen Social Investment bersama dengan PB Percasi terus melakukan berbagai inovasi untuk merancang berbagai program catur agar benar-benar bisa melahirkan pecatur hebat di masa datang,” tutupnya. ***
| Kategori | : | Voli, Non Olympic, DKI Jakarta |












