Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
16 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
16 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Nasional

TNI Dukung Revisi Kurikulum Pendidikan Strategis Lemhannas

TNI Dukung Revisi Kurikulum Pendidikan Strategis Lemhannas
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat menerima Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto di Jakarta, baru-baru ini. (foto: tangkapan layar)
Sabtu, 07 Mei 2022 14:41 WIB
JAKARTA - Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat bertemu dengan Gubernur Lemhannas di Jakarta, baru-baru ini, menyatakan, transformasi desain pendidikan perlu diubah. Karenanya, Ia mendukung langkah Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Andi Widjajanto menjadikan kurikulum pendidikan strategis yang menyasar antara lain perwira TNI/Polri menjadi lebih efektif dan efisien.

"Karena kalau tidak ada revisi kurikulum atau program, ya sudah (hasilnya) business as usual (sama seperti sebelumnya, red.)" kata Panglima TNI sebagaimana dikutip GoNEWS.co dari videonya.

Andika mendukung desain pendidikan Lemhannas berfokus pada hubungan strategis antarlembaga (inter-agency). Apa yang diajarkan Lemhannas jangan sampai mengulang kurikulum di TNI.

"Waktu saya di Angkatan Darat, Sesko yang tadinya 11 bulan menjadi cuma 6 bulan. Karena apa, fokus saja. Karena (ketika, red) yang terjadi sama, akhirnya ada yang berulang lagi. Tiap sekolah mulai Akmil (Akademi Militer), Suslapa (Kursus Lanjutan Perwira), Sesko, ada saja yang berulang, padahal itu tidak perlu," kata Andika.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, DKI Jakarta
wwwwww