Sebelum Dimakamkan di Jombang, Jenazah Lily Wahid Disemayamkan di Kota Wisata Cibubur Bogor
![]() |
| Lily Chodidjah Wahid. (Foto: Istimewa) |
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Lily Chodidjah Wahid meninggal dunia di usia 74 tahun, Senin (9/5). Saat ini jenazah tengah disemayamkan di Kota Wisata Cibubur, Bogor.
Rencananya, jenazah Lily akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (10/5).
"Dimakamkan di Tebu Ireng Jombang besok (Selasa) sore. Berangkat dari Cibubur besok pagi. Disemayamkan di Cibubur dulu," kata Ipang Wahid, anak Solahuddin Wahid.
Adik Abdurrahman Wahid alias Gus Dur itu tutup usia pada pukul 16.28 WIB di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta. Lily Wahid merupakan putri KH Wahid Hasyim, Menteri Agama RI ke-1. Dia juga merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari. Ayah dan kakek Lily itu menyandang gelar pahlawan nasional.
Lily sendiri merupakan anggota DPR RI periode 2009-2014. Perempuan kelahiran Jombang, 4 Maret 1948 itu pernah menjadi politisi PKB saat duduk di Komisi I DPR RI. Dia sempat mendukung Muktamar PKB 2008 yang menempatkan Muhaimin Iskandar sebagai ketua umum. Setelah diberhentikan dari PKB, Lily kemudian pindah ke Partai Hanura.
Dikutip dari laman Ponpes Tebuireng, Lily Chodidjah Wahid atau yang akrab dipanggil Lily Wahid adalah adik kandung Gus Dur. Ia lahir pada 4 Maret 1948, anak kelima dari pasangan suami istri KH Wahid Hasyim-Ibu Nyai Solichah Wahid Hasyim. Sejak muda, Lily dikenal sebagai pribadi gemar membaca dan menyukai seni. Pendidikan Lily Chodidjah Wahid sama seperti sekolah kakak-kakaknya, yaitu di SD Perwari.
Ketika duduk di bangku SMA, Lily telah aktif di IPPNU dan KAPPI. Ia bahkan menjabat ketua 1. Ia juga yang memindahkan IPPNU dari Yogyakarta ke Jakarta. Setelah tamat SMA, Lily diterima di Fakultas Kedokteran UI. Namun hanya bertahan sampai tingkat III. Keinginannya menjadi dokter tidak terpenuhi karena menikah dengan Najamuddin Rosyidi pada 1970, yang masih terhitung pamannya.
Lily kemudian terjun ke dunia politik dengan masuk ke PKB. Ia sempat menjadi anggota DPR RI periode 2009-2014. Ia saat itu duduk di Komisi I. Selama hidupnya, Lily Wahid dikenal sebagai sosok politikus yang teguh. Ia berbeda dengan sikap partainya dalam voting pemunculan opsi AC. Aksinya ini pun menuai sanksi.
Akibatnya, Lily dipecat dari PKB. Saat itu, Lily dan anggota DPR Fraksi PKB lainnya, Effendi Choirie alias Gus Choy, menggugat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di PN Jakpus. Tuntutannya, meminta majelis hakim mencabut surat pemberhentian mereka dari keanggotaan PKB. Namun, kasasinya ditolak.
Kini, sosok Lily Wahid telah tiada. Jenazah Lily Wahid akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. "Jenazah akan dimakamkan di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang," kata keponakan Lily Wahid, Firry Wahid, Senin (9/5/2022).***
| Kategori | : | PON, Olympic, DKI Jakarta |












