Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Nasional

Soal Penanganan PMK, Johan: Jangan Rugikan Peternak dengan Menutup Lalu Lintas Ternak Jelang Idul Adha

Soal Penanganan PMK, Johan: Jangan Rugikan Peternak dengan Menutup Lalu Lintas Ternak Jelang Idul Adha
Ilustrasi sapi Bali. (foto: ist./ekosis)
Kamis, 12 Mei 2022 17:00 WIB
JAKARTA - Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Johan Rosihan menyatakan kepada wartawan, Kamis (12/5/2022), dirinya mengingatkan pemerintah agar penanganan wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak terutama sapi dan kerbau yang teridentifikasi di daerah Jawa Timur dan Aceh dilakukan secara holistik.

"Harus tepat, pemerintah jangan gegabah dengan menutup semua jalur lalu lintas ternak apalagi ini menjelang Hari raya Idul Adha dimana distribusi hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing akan meningkat drastis untuk kebutuhan qurban bagi umat Muslim di tanah air," ujar Johan kepada GoNEWS.co.

Johan mengingatkan pemerintah, masih banyak daerah sentra produksi ternak terutama sapi dan kerbau dalam kondisi sehat yang perlu didistribusikan terutama ke Pulau Jawa.

Johan menambahkan, pemerintah jangan membuat kebijakan yang bisa merugikan peternak termasuk dengan menutup jalur lalu lintas ternak terutama menuju Pulau Jawa yang merupakan pusat pasar dari penjualan hewan ternak untuk kebutuhan qurban.

"Penutupan lalu lintas ternak akan memukul usaha peternakan dan pasti merugikan peternak maka hal ini harus diantisipasi dengan upaya lain yang lebih tepat untuk menangani wabah PMK sehingga tidak meluas dan peternak tetap terlindungi," ucap Johan.

Politisi PKS ini berharap pemerintah tidak hanya berfikir soal penanganan wabah PMK yang saat ini hanya bersifat lokal di daerah tertentu, tapi juga harus mulai menyiapkan strategi agar wabah ini tidak berdampak pada daerah lain yang masih sehat.

Johan mengungkapkan, Pulau Jawa tetap menjadi pasar potensial bagi peternak terutama menghadapi Idul Adha. Menurutnya sapi Bali yang ada di Pulau Bali dan Nusa Tenggara (NTB dan NTT) adalah pilihan personal umat muslim untuk ibadah qurban karena ukuran dan harganya yang terjangkau," tutur Johan.

Johan menjelaskan bahwa NTB, NTT dan Bali merupakan provinsi dengan populasi sapi potong terbesar dan masuk kategori hewan ternak yang sehat dan aman dikonsumsi sehingga tidak ada alasan untuk menutup jalur lalu lintas hewan ternak tersebut akibat wabah PMK sedang meluas di Jawa Timur.

Johan menghimbau terkait pengendalian wabah PMK agar pemerintah dan segenap pemangku kepentingan harus saling peduli dan jika menjumpai gejala-gejala penyakit menular pada hewan ternak agar segera menghubungi dokter hewan dan atau petugas Kesehatan hewan yang berwenang. Hal ini penting dilakukan agar isolasi hewan yang terpapar penyakit segera dilakukan dan tidak merugikan peternakan lainnya, papar Johan,

Wakil rakyat dari dapil NTB 1 ini mendorong pemerintah untuk memberikan perhatian dan keberpihakan kepada keberlanjutan usaha peternakan khususnya bagi masyarakat peternak yang ada di bali dan Nusa tenggara karena moment Idul Adha sebagai masa panen bagi peternak rakyat. "Saya minta pemerintah memberikan perhatian khusus kepada usaha peternakan rakyat agar tidak terganggu dan tidak dirugikan dengan masuknya wabah PMK di tanah air," tutup Johan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:PON, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat
wwwwww