Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
15 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
15 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
15 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Pelatih Rowing Harap Bisa Loloskan Lebih Banyak Atlet di Olimpiade Paris 2024

Pelatih Rowing Harap Bisa Loloskan Lebih Banyak Atlet di Olimpiade Paris 2024
Pelatih kepala Tim Nasional Rowing Indonesia, M Hadris . (Foto: Humas Kemenpora)
Senin, 16 Mei 2022 20:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pelatih kepala Tim Nasional Rowing Indonesia, M Hadris mengungkapkan bahwa raihan 8 emas dan 6 perak dari cabang olahraga rowing pada ajang SEA Games Vietnam 2021 sesuai dengan target pemerintah.

Hal ini disampaikannya disela-sela acara penyambutan rombongan tim Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) yang mengikuti ajang SEA Games Vietnam 2021 di Terminal 3 Bandar Udara Internasional Soekarno–Hatta, Minggu (15/5/2022) malam.

"Kalau khusus rowing di SEA Games ini dengan perolehan 8 emas dan 6 perak sesuai dengan target kita. Kan kita rencanakan terakhir di Kemenpora, berapa sih target rowing, kita tawar-tawar 7, (diminta 8) oke 8, alhamdulillah dapat 8 dan 6 perak," kata M. Hadris

Meskipun tidak juara umum dan kalah dengan Filipina dengan selisih dua medali, namun Hadris menilai hasil tersebut sesuai target dan berkat pola pembinaan atlet yang dilakukan PODSI di Pelatnas. Menurutnya, diantara persiapan yang dilakukan rowing dalam menghadapi SEA Games antara lain melakukan Training Camp Belanda selama satu bulan.

"Kita juga mengikuti bebrrapa kejuaraan pertama di Belgia, kedua di Bosbaan Amsterdam dan ketiga di Rotterdam Belanda," katanya

Hadris mengaku bersyukur karena pemerintah menempatkan cabang olahraga dayung/rowing sebagai cabang olahraga unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Karena di satu sisi dukungan pemerintah akan lebih besar, disisi lain tim rowing diharapkan bisa menorehkan prestasi yang lebih tinggi yakni Asian Games dan Olimpiade sebagai target utama DBON.

Dalam menghadapi Olimpiade Paris 2024 yang kualifikasinya akan segera dimulai, cabang olahraga rowing dipastikan akan mengutamakan atlet-atlet yang sudah meraih emas di SEA Games 2021 ini untuk mengikuti kualifikasi.

"Atlet yang dapat medali di SEA Games ini kita persipakan. Olimoiade terkahir hanya satu nomor, kita berjuang mudah- mudahan kita berjuang lagi untuk meloloskan banyak atlet di Olimpiade Paris 2024," harapnya

Sementara terkait Asian Games, menurutnya dengan adanya penundaan ajang olahraga tersebut maka pihaknya memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri dalam melakukan pembinaan. Asian Games ke-19 yang dijadwalkan berlangsung pada September 2022 di kota Hangzhou, Cina harus ditunda karena wabah COVID-19 di negara tersebut.

"Dengan ditundanya Asian Games kita punya waktu lebih lama untuk mempersiapkan atlet yang ada. Sekali lagi atlet yang sukses di SEA Games kita pertahankan," pungkasnya. ***

wwwwww