Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
16 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
16 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
16 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
16 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam, 12-23 Mei 2022

Gagal ke Final, Menpora Amali Minta Timnas U 23 Indonesia Fokus Hadapi Malaysia

Gagal ke Final, Menpora Amali Minta Timnas U 23 Indonesia Fokus Hadapi Malaysia
Menpora Amali didampingi Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan saat memberikan keterangan. (Foto: Gonews.co Group)
Jum'at, 20 Mei 2022 02:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
NAM DINH - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali meminta pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U 23 melupakan kekalahan menyakitkan atas Thailand U 23 dengan skor 0-1 pada laga semifinal cabor sepakbola SEA Games 2021 di Stadion Thien Truong, Vietnam, Kamis (19/5/2022).

"Lupakan kekalahan dari Thailand di semifinal. Fokus hadapi laga perebutan peringkat ketiga melawan Malaysia," kata Menpora Amali kepada wartawan usai menemui pemain Timnas U 23 di ruang ganti.

Meski tim asuhan Shin Tae-yong itu gagal menembus final, kata Menpora Amali, Fachruddin dan kawan-kawan patut diapresiasi. Terlebih, lawan yang mereka hadapi, yakni Thailand memang sangat difavoritkan. Namun, skuad Garuda Muda, julukan Timnas U23 mampu membendungnya dengan menahan imbang 0-0 selama 90 menit.

"Dari awal kita telah mempersiapkan diri, dan Thailand itu sebenarnya seperti yang disampaikan coach Shin, itu di atas kita. Tapi anak-anak (pemain Timnas U23) bisa melakukan perlawanan sampai 90 menit menahan imbang, itu luar biasa," kata Menpora Amali.

"Saya melihat bahwa akhirnya kita kemasukan gol di babak perpanjangan waktu. Ya kondisinya seperti itu. Saya bersama ketua umum PSSI dan Pak Dubes menyampaikan untuk tetap semangat dalam perebutan perunggu. Overall anak-anak sudah tampil luar biasa," tambahnya.

"Pertandingan yang tadi, itulah hasil yang harus kita terima. Tetapi itu jangan menjadi beban pikiran untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Sampaikan kepada para pemain, lupakan kekalahan, fokus dan konsentrasi untuk menghadapi satu pertandingan kedepan," lanjutnya lagi.

Ya, kekalahan dari Thailand membuat Indonesia gagal melangkah ke babak final cabang olahraga sepakbola SEA Games ke-31 yang berlangsung di Vietnam.

Kekalahan ini membuat Garuda Muda kembali gagal mengulang kesuksesan pada 1991 di SEA Games Manila. Saat itu Indonesia menang 4-3 atas Thailand melalui adu penalti. Sejak pertama kali ikut serta di SEA Games pada 1977, Indonesia telah 23 kali menghadapi Thailand.

Dari 23 pertemuan tersebut, Indonesia kerap tak berkutik. Indonesia tercatat hanya meraih enam kemenangan yang tiga di antaranya didapat lewat adu penalti. Sementara itu, Thailand sukses merengkuh 15 kemenangan, dan dua laga sisa berakhir imbang. ***

wwwwww