Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Kriminal

Gerindra DPR RI Dorong Pemerintah Serius Tanggulangi PMK

Gerindra DPR RI Dorong Pemerintah Serius Tanggulangi PMK
Ketua Fraksi DPR RI Ahmad Muzani di gedung parlemen, Senayan, Jakarta. (foto: ist./dok. dpr)
Sabtu, 21 Mei 2022 17:43 WIB
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Ahmad Muzani dalam keterangan resmi yang dibaca, Sabtu (21/5/2022) menyatakan, dirinya mendorong agar penyakit kuku dan mulut (PMK) yang menjangkiti sebagian hewan ternak Indonesia ditelusuri. Saat ini, penyakit itu telah menjangkiti sebagian hewan ternak di 13 provinsi di Indonesia.

"Kemunculan penyakit ini juga perlu ditelusuri agar kita bisa tahu apakah ini karena keteledoran dan ketidakwaspadaan kita karena tidak selektif mendatangkan hewan ternak sapi dari luar negeri. Sehingga hewan itu menjangkit ternak kita di dalam negeri, atau ada kemungkinan faktor-faktor lainnya," kata Muzani sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini menuturkan, PMK bukanlah penyakit baru di Indonesia. Penyakit ini pernah menjangkiti ribuan hewan ternak Indonesia pada era 1960-an dan 1980-an. "Mestinya kita sudah paham bagaimana penanganannya, pemeliharaannya, termasuk soal vaksin."

Kemunculan kembali PMK saat ini, bertepatan dengan momen menjelang Hari Raya Idul Adha dimana tingkat permintaan terhadap sapi dan kambing menjadi tinggi untuk keperluan ibadah kurban. Muzani berharap, pemerintah betul-betul bisa menangani PMK kali ini dengan baik. Pasalnya, PMK akan berpengaruh terhadap harga jual sapi, munculnya kekhawatiran mengonsumsi daging sapi, serta penurunan ekspor daging dan produk-produk turunannya seperti susu, abon, dan frozen food lainnya karena ada kemungkinan produk kita di-banned negara lain.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww