Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
24 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
24 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
24 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
13 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Pengamat: Kecil Kemungkinan Jokowi Dukung Puan Maharani

Pengamat: Kecil Kemungkinan Jokowi Dukung Puan Maharani
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat mendampingi Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa)
Senin, 23 Mei 2022 10:29 WIB
JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di hadapan para relawan Pro Jokowi (Projo) terkait dukungan Pilpres 2024 dan sempat menyinggung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo, terus menuai spekulasi politik.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Ujang Komarudin menilai, sikap Jokowi tersebut semakin menunjukkan kepada PDI Perjuangan bahwa dia tidak mendukung Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang secara internal juga mendapat dukungan untuk diusung pada Pilpres 2024 mendatang.

"Ucapan Jokowi itu menyiratkan pernyataan saya sejak lama. Kecil kemungkinan Jokowi dukung Puan,"ujar Ujang, Senin (23/5/2022).

Menurut Ujang, yang didukung PDIP kemungkinan tidak akan didukung oleh Jokowi. Sebab, secara politik akan berimbas serius bagi Jokowi sendiri lantaran tidak lagi berkuasa.

Demikian halnya jika Puan Maharani yang diusung PDIP dan menang pada Pilpres 2024, maka nasib Jokowi akan “sial” setelah tidak lagi menjadi Presiden.

"Jokowi tak akan bisa kendalikan Puan Maharani, karena Puan Maharani tentu akan lebih patuh pada Megawati. Kalau sudah begitu, Jokowi tak akan punya power apa-apa ketika sudah tak jadi presiden," tuturnya.

Oleh karena itu, apabila Jokowi mendukung Ganjar pada Pilpres nanti maka Ganjar bisa “dipegang” dan bisa mengamankan alias memback-up Jokowi ketika sudah tak menjabat sebagai presiden.

"Ganjar dianggap bisa manut dan tunduk pada Jokowi," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww