Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
22 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
22 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
22 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
11 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Nasional

Turut Berdukacita, Ketum Golkar Airlangga: Buya Syafii Bukan Hanya Negarawan, Tapi Bapak Bagi Rakyat Indonesia

Turut Berdukacita, Ketum Golkar Airlangga: Buya Syafii Bukan Hanya Negarawan, Tapi Bapak Bagi Rakyat Indonesia
Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Buya Syafii pertengahan tahun lalu.
Jum'at, 27 Mei 2022 13:18 WIB
JAKARTA – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya mantan ketua umum PP Muhammadiyah Prof Ahmad Syafii Maarif. Buya Syafii Maarif meninggal pada Jumat (27/5/2022), pukul 10.15 WIB di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta.

Airlangga mengaku masih mengingat pertemuannya dengan Buya Syafii pertengahan tahun lalu. Saat itu, Ketum Golkar berkesempatan silaturahim ke kediaman Buya Syafii pada 19 Juni 2021.

GoNews.co Ketum Golkar Airlangga Hartart
Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Buya Syafii pertengahan tahun lalu.

“Saya selalu ingat pesan beliau, saat ini Indonesia sedang krisis negarawan. Sejak pertemuan itu, saya bertekad Golkar akan lebih banyak mencetak kader yang bakal menjadi negarawan di masa mendatang,” tutur Airlangga, Jumat (27/5/2022).

Menko Perekonomian mengaku sangat kehilangan sosok yang jadi panutan masyarakat Indonesia itu. Menurutnya, Buya bukan hanya seorang negawaran, tetapi juga orang tua bagi generasi penerus bangsa ini.

GoNews.co Ketum Golkar Airlangga Hartart
Ketum Golkar Airlangga Hartarto saat bertemu dengan Buya Syafii pertengahan tahun lalu.

"Wejangannya, nasehatnya, dan kritik-kritiknya, akan kami rindukan. Saya mewakili seluruh kader Golkar di seluruh nusantara menyampaikan duka mendalam, dan mendoakan agar Buya Syafii mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin,” ujar Airlangga.

Saat bertemu dengan Buya Syafii tahun lalu, Airlangga sempat menyerahkan paket bantuan perlengkapan kesehatan untuk Buya Syafii. Keduanya bertemu di tengah kunjungan kerja Airlangga di Yogyakarta.

Sebelum meninggal, Buya Syafii sempat dirawat usai Idul Fitri 1443 Hijriah karena sakit. Ia sempat mengalami serangan jantung ringan saat itu. Meninggalnya Buya Syafii dikonfirmasi langsung Ketua PP Muhammadiyah Haedar Nashir. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Olympic, Nasional, DKI Jakarta
wwwwww