Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Di era Menpora Amali, Indonesia Banyak Gelar Event Olahraga Internasional

Di era Menpora Amali, Indonesia Banyak Gelar Event Olahraga Internasional
Menpora Amali didampingi Bupati Banywangi, Ipuk Fistiandani. (Foto: Humas Kemenpora)
Sabtu, 28 Mei 2022 13:46 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Sejak Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) dijabat Zainudin Amali, Indonesia kembali dipercaya menggelar banyak event olahraga level internasional bahkan dunia.

Setelah ajang MotoGP di Mandalika beberapa waktu lalu, kini ajang sport tourism level dunia juga digarap Indonesia melalui World Surfing League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi.

Selanjutnya Indonesia juga akan menggelar kejuaraan internasional dan dunia lainnya pada tahun 2022 ini, seperti Piala Asia FIBA, Kejuaraan Dunia Panjat Tebing, Kejuaraan Dunia Junior Wushu, ASEAN Para Games, hingga Formula E serta BWF Super Series dan Indonesia International Challenge.

Terkait World Surfing League (WSL) Championship Tour 2022 di Pantai Plengkung (G-Land) Banyuwangi itu sendiri, Menpora Amali mengaku jika pihaknya pada saat ini tengah menitikberatkan pada sport tourism dan sport industry sebagai implementasi pengembangan serta peningkatan industri tanah air yang sempat terpuruk lantaran terjadinya pandemi Covid-19.

"Kita sedang mendorong sport tourism dan sport industry untuk pengembangan industri nasional. jika dibandingkan negara lain, potensi kita sangat banyak, tapi belum dikelola dengan maksimal. Untuk itu kami coba mendorong, disamping olahraga juga didorong juga mendapat manfaat dari segi ekonomi yaitu turis yang akan datang semakin banyak," tutur Menpora Amali di Pantai Plengkung/ G-Land, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (27/5/2022).

"Atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang gigih menyelenggarakan WSL Championship Tour 2022, sehingga ini menjadi satu kebanggaan," tambahnya.

Apa yang dilakukan Menpora Amali sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta untuk menarik sebanyak mungkin kegiatan olahraga level dunia untuk diselenggarakan di Indonesia.

"Arahan Bapak Presiden Joko Widodo kepada saya adalah untuk menarik sebanyak mungkin even dunia agar dapat dilaksanakan di Indonesia. Saat ini sudah ada WSL, World Beach Games, FIBA World Cup, FIFA World Cup U-20 dan banyak masih banyak lagi," tambah Menpora Amali.

Menteri asal Partai Golkar itu pun berharap, kedepannya akan semakin banyak paket-paket sport tourism yang dikemas dengan lebih menarik sehingga akan menjadi destinasi wisatawan mancanegara untuk berkunjung datang ke Indonesia melalui olahraga.

"Saya akui, kita belum mengandalkan dan memaksimalkan sport tourism. Jika di negara tetangga seperti Thailand, saat ini sudah mendorong devisa untuk datang dari sport tourismnya. Contoh negara Thailand, jika ada yang akan main golf mereka sudah sediakan satu paket, sudah banyak biro perjalanan yang membuatnya, tapi di kita masih kurang," keluh Menpora Amali.

"Semoga ke depan akan semakin baik dan paket-paket sport tourism itu akan semakin banyak diadakan dengan kemasan yang lebih baik dan lebih menarik wisatawan asing," harap Menpora Amali. ***

wwwwww