Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
19 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Kriminal

Negara-Negara di Dunia Batasi Eskpor Pangan, Indonesia Harus Siap

Negara-Negara di Dunia Batasi Eskpor Pangan, Indonesia Harus Siap
Ilustrasi gula sebagai salah satu komoditas pangan yang dibatasi ekspornya oleh India. (foto: ist./dok. cnbcindonesia)
Selasa, 31 Mei 2022 13:45 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) mengatakan kepada wartawan, Selasa (31/5/2022) bahwa pemerintah perlu mengantisipasi tren kebijakan restriksi pangan negara-negara di dunia.

"India kita tahu membatasi ekspor gula dan gandum, Malaysia sementara ini setop ekspor ayam, Serbia dan Kazhakstan membatasi kuota ekpor biji-bijian. Nah saya kira ini perlu diantisipasi pemerintah, apalagi kalau ini terjadi dalam jangka waktu yang panjang," kata Muhaimin sebagaimana dikutip GoNEWS.co.

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, mendorong Badan Pangan Nasional (BPN) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Pertanian (Kementan) berkoordinasi untuk memperhitungkan dengan matang ketersediaan dan stok pangan.

"Ya memang beberapa jenis bahan pangan kita masih impor dari negara-negara itu. Makanya saya kira pemerintah harus cek betul ketersediaan pangan kita, jangan sampai stoknya habis, paling tidak untuk tiga sampai empat bulan ke depan lah," tutur Muhaimin.

Diketahui, Rusia, Ukraina, India, Malaysia, Argentina, Brasil, Serbia, dan Kazakhstan memberlakukan kebijakan restriksi pangan sebagai respons atas inflasi energi global. Anomali cuaca, perlindungan petani dan konsumen, perang, serta upaya memerangi kartel menjadi alasan utama memproteksi perdagangan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, Kriminal, DKI Jakarta
wwwwww