Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Italian International 2022

Zacha/Bela Juara Ganda Campuran dan Christian Adinata Juara Tunggal

Zacha/Bela Juara Ganda Campuran dan Christian Adinata Juara Tunggal
Psangan ganda campuran Indonesia, Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela. (Foto: PP PBSI)
Minggu, 05 Juni 2022 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Kabar gembira diberikan Tim Nasional (Timnas) Bulutangkis Indonesia dari ajang Turnamen Bulutangkis Italian International 2022. Dua gelar juara sukses diraih pebulutangkis-pebulutangkis Merah-Putih dari ajang level International Challenge tersebut.

Zachariah Josiahno Sumanti/Hediana Julimarbela membuka pesta tim Indonesia. Pasangan ganda campuran ini mengalahkan wakil Thailand Ruttanapak Oupthong/Chasinee Korepap dua gim langsung 22-20, 21-9 dalam laga final yang digelar di PalaBadminton, Milan, Italia.

"Puji Tuhan kita bersyukur bisa ngerasain juara lagi. Pertandingan di sini lumayan menguras tenaga karena sehari main dua kali," ungkap Zacha usai pertandingan.

Zacha/Bela berharap mereka bisa cepat naik kelas dan bersaing di kelas atas. "Harapan kita ingin secepatnya naik kelas dan mau bersaing di kelas atas," tutur Zacha.

Senada dengan Zacha/Bela, pemain tunggal putra Christian Adinata pun ingin cepat menyusul seniornya di level atas. "Saya berharap semoga saya bisa terus konsisten dan cepat menyusul senior-senior saya yang di atas," kata Christian sesaat setelah memastikan gelar juara.

Ya, Christian menjadi wakil Indonesia kedua yang merebut gelar. Ia menghentikan perlawanan Magnus Johannesen asal Denmark dengan skor 21-16, 21-15.

"Puji Tuhan, rasanya senang sekali apalagi ini gelar internasional senior pertama saya. Dan yang lebih berkesan saya harus berangkat dari kualifikasi tapi bisa keluar sebagai juara," kata Christian.

GoNews.co Tunggal putra Indonesia, Chris
Tunggal putra Indonesia, Christian Adinata. (Foto: PP PBSI)

"Pertandingan di sini cukup melelahkan dan menguras banyak tenaga, apalagi jadwalnya yang berdekatan dan tidak punya waktu yang cukup untuk recovery. Tapi puji Tuhan saya bisa melewatinya dengan sangat baik," ujar Christian.

"Rasanya semua pertandingan terasa sulit karena persaingan di Tunggal Putra sekarang semakin ketat dan tidak mudah. Yang lebih siap dia yang akan memenangkan pertandingan," ujarnya lagi. ***

wwwwww