Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
21 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
22 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
21 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
21 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Metropolitan

BUMN Untung Rp 126 T, Fraksi NasDem: Periode Sekarang Jauh Lebih Baik

BUMN Untung Rp 126 T, Fraksi NasDem: Periode Sekarang Jauh Lebih Baik
Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun. (Foto: Istimewa)
Kamis, 09 Juni 2022 14:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Kinerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai sudah cukup baik di tengah hantaman pandemi Covid-19. Hal itu dilihat dari pendapatan BUMN tahun 2021 yang mencapai Rp 1.983 triliun dengan perolehan laba Rp 126 triliun.

"Kita apresiasi hingga bisa memperoleh laba Rp 126 triliun. Dibandingkan dengan periode lalu, ini jauh lebih baik," kata Anggota Komisi VI DPR RI, Rudi Hartono Bangun kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).

Politisi Nasdem ini mengingatkan, capaian ini harus dipertahankan demi meningkatkan ekonomi nasional. Salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan atau laba BUMN adalah memberikan target kepada para dirut dan direksi.

"Ke depan, menteri harus memberikan target maksimal ke dirut dan direksi. Yang dapat target diberi reward, yang tidak diberi punisment,” lanjutnya.

Dengan cara tersebut, bawahan Menteri BUMN, Erick Thohir akan berkompetisi dan menghasilkan ide-ide bisnis baru. "Jadi mereka bakal berpacu untuk berkompetisi, kalau tidak sanggup ya diganti. Dirut-dirut juga harus berinovasi, kreatif, dan mencari bisnis baru," jelasnya.

Salah satu strategi bisnis yang patut dicontoh seperti dilakukan oleh Pertamina dengan pengembangan EBT. Para dirut harus berinovasi dalam mengembangkan bisnis perusahan yang bisa disesuaikan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar ke depan.

"Dirut yang tahu sesuai kondisi zaman dan permintaan pasar. Pertamina contohnya, harus mencari EBT karena minyak bumi pasti akan habis, PLN juga batubara akan abis. Jadi dirut harus inovasi cari solusi," tutup anak buah Surya Paloh ini.***

wwwwww