Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Voli

Dibuka Presiden Jokowi, Kemenpora Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022

Dibuka Presiden Jokowi, Kemenpora Ikuti Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah Tahun 2022
Plt. Sesmenpora Jonni Mardizal mengikuti Rakornis yang dibuka Presiden Jokowi,. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 14 Juni 2022 20:30 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Plt. Sesmenpora Jonni Mardizal mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali, mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengawasan Intern Tahun 2022 dari kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (14/6/2022). Rakornas ini dibuka Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan bahwa situasi saat ini dalam situasi karena ketidakpastian global. Kepala Negara menyebut hal ini baru awal.

“Sudah sering berkali-kali saya sampaikan, bahwa situasi saat ini adalah situasi yang tidak mudah, situasi yang tidak gampang karena ketidakpastian global,” kata Presiden.

Presiden menyampaikan, saat ini dunia dalam ancaman krisis pangan hingga krisis energi. Oleh karenanya semua pihak diminta untuk mempesiapkan diri dengan baik.

Dalam menghadapi ancaman krisis pangan dan energi, Presiden memandang harus ada persiapan yang matang. “Kita ini negara besar, dan pangannya juga butuh yang besar, energinya juga butuh yang besar baik untuk kendaraan maupun industri rumah tangga dan lainnya. Ancaman krisis pangan ini bisa dijadikan peluang karena lahan kita besar, banyak yang belum produktif,” sambungnya.

Lebih lanjut, Presiden mengingatkan jajarannya untuk memprioritaskan belanja pemerintah untuk produk dalam negeri, ketimbang barang impor.

Presiden menyampaikan belanja pemerintah pusat dan daerah harus menciptakan nilai tambah, membangkitkan pertumbuhan ekonomi, dan juga efisien tanpa mengesampingkan kualitas.“Jangan sampai kita yang memiliki APBN dan APBD, belinya produk impor,” jelasnya.

Sebagai informasi, acara rakornas ini bertemakan ‘Kawal Produk Dalam Negeri untuk Bangsa Mandiri’. Ikut hadir dalam kesempatan tersebut yakni pejabat dan pemangku kepentingan lainnya. ***

wwwwww