Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
18 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
13 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
17 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
17 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
14 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
13 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Olympic

Gerindra Masih Buka Pintu Lebar-lebar untuk PKS dan PKB

Gerindra Masih Buka Pintu Lebar-lebar untuk PKS dan PKB
Ilsutrasi Kampanye Gerindra. (Foto: istimewa)
Selasa, 14 Juni 2022 16:27 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan partainya saat ini masih terus menjalin komunikasi baik dengan semua partai politik. Termasuk dengan partai yang santer akan membangun kerja sama salah satunya koalisi semut merah (KSM) yang digagas PKB dan PKS.

"Masih sangat terbuka koalisi dengan PKS, PKB atau partai lainnya dan kami terus menjalin komunikasi yang baik dengan semua parpol," kata Habiburokhman, saat dikonfirmasi, Selasa (14/6).

Namun hingga kini, ia belum bisa menyampaikan ke mana arah koalisi Partai Gerindra. Sebab, pergerakan politik saat ini masih sangat dinamis dan masih terlalu dini untuk dibahas.

"Soal koalisi itu mirip-mirip soal jodoh, kita bisa berharap atau diharapkan, tetapi jadi atau tidak tergantung yang maha kuasa. yang penting hubungan tetap baik," ungkapnya.

Habiburokhman pun kembali menegaskan, bahwa partai di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto itu terus menjalin komunikasi termasuk dengan PKS, yang mana sebelumnya sempat tak sejalan usai Pilpres 2019.

Diketahui, PKS dan Gerindra sempat berada dalam koalisi yang sama mengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Namun, setelah mengalami kekalahan dari pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Gerindra justru memilih bergabung dengan pemerintahan, sementara PKS berada di pihak oposisi. "Kami menghormati PKS dan komunikasi antara kami juga baik," ucap Habiburokhman.***

wwwwww