Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022

Tersingkir Lebih Awal, Jorji Tak Puas Performanya

Tersingkir Lebih Awal, Jorji Tak Puas Performanya
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: Humas PP PBSI)
Rabu, 15 Juni 2022 20:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung tersingkir lebih awal di babak pertama Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022. Pemain tunggal putri terbaik tuan rumah ini gagal memenuhi harapan untuk melaju lebih jauh.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (15/6/2022) pagi, Jorji, sapaan akrab Gregoria, kalah dari wakil Thailand, Phittayaporn dengan rubber game tempo 52 menit.

Pemain rangking 30 dunia itu mengaku tak puas dengan penampilannya pada turnamen BWF level super 1000 tersebut. Maklum performa pemain kelahiran Wonogiri (Jawa Tengah), 11 Agustus 1999 itu sebenarnya tengah menanjak setelah sebelumnya sampai babak 16 besar di Indonesia Masters 2022.

"Saya tidak puas dengan hasil ini. Minggu lalu di sini saya bisa menampilkan permainan yang lebih baik. Hari ini saya tidak puas dari segi penampilan dan hasil," ungkap juara Finnish Open 2018 itu.

Dengan kekalahan ini, pemain bertinggi badan 166 cm itu bertekad ingin memperbaiki penampilannya mengingat peringkatnya saat ini sudah masuk 30 besar.

Bagi Gregoria hal itu menjadi pengingat keras untuk dirinya agar bermain lebih baik lagi sebelum peringkatnya di tabel BWF terjun drastis.

"Jujur kecewa dengan penampilan ini, peringkat saya sekarang sudah 30 besar harus menjadi motivasi lagi dan juga teguran untuk bermain lebih baik lagi di turnamen berikutnya," tambahnya.

Kemenangan yang diraih Phittayaporn atas Gregoria, membuat pebulutangkis rangking 21 dunia asal Negeri Gajah Putih itu meraih kemenangan perdananya saat jumpa Jorji di lima pertemuan.

Pada perjumpaan terakhir, pemain kelahiran 21 Februari 2001 itu menelan kekalahan keempatnya di babak pertama Indonesia Masters 2022 dari Jorji dengan skor 14-21, 15-21.

Selanjutnya, peraih medali perak SEA Games 2021 itu akan bertemu pemenang antara laga Pai Yu Po (Chinese Taipei) dan Nozomi Okuhara (Jepang) di babak 16 besar. ***


wwwwww