Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
20 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
20 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
20 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022

Jonatan Christie Gagal Balas Dendam

Jonatan Christie Gagal Balas Dendam
Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie. (Foto: Humas PP PBSI)
Kamis, 16 Juni 2022 21:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tunggal putra andalan Indonesia, Jonatan Christie gagal melakukan balas dendam terhadap wakil China, Zhao Jun Peng saat kembali bertemu di babak 16 besar Turnamen Bulutangkis Indonesia Open 2022.

Berlaga di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (16/6/2022) malam, Jojo, sapaan akrab Jonatan Christie, kalah rubber game saat jumpa wakil China, Zhao Jun Peng dengan skor 12-21, 21-18, 14-21.

Peraih medali emas Asian Games 2018 itu mengaku kecewa dengan penampilannya di ajang turnamen BWF level super 1000 itu.

Tunggal putra rangking delapan dunia itu kalah karena banyak melakukan kesalahan sendiri. Jojo juga tidak mampu meredam emosi serta ego dalam dirinya.

"Jujur saya sangat kecewa karena banyak salah mengambil keputusan. Tidak hanya itu emosi saya di laga ini kurang bisa diredam sehingga permainan terbaik saya tidak keluar," ungkap pemain kelahiran Jakarta, 15 September 1997 itu.

Juara Swiss Open 2022 itu menolak kondisi fisiknya menurun saat diajak bermain rubber game melawan wakil Negeri Tirai Bambu tersebut.

Unggulan ketujuh di East Ventures Indonesia Open 2022 itu hanya kurang sabar meladeni Zhao sehingga dirinya harus rela tersisih di babak kedua.

"Dari segi fisik saya rasa sama, lawan pasti juga lelah. Saya hanya merasa beberapa kali memaksa memukul sehingga melakukan kesalahan sendiri," tambah Jojo.

Dengan kekalahan ini, pemain bertinggi badan 179 cm itu gagal membalaskan dendam saat disingkirkan tunggal putra rangking 35 dunia itu pada Indonesia Masters 2022, pekan lalu.

Pada pertemuan sebelumnya, Jojo yang merupakan unggulan keenam kalah rubber game dari Zhao dengan skor 21-10, 14-21, 11-21.

Adapun untuk Zhao, kemenangan atas Jojo itu membuat wakil Negeri Tirai Bambu itu melangkah ke babak perempatfinal.

Pada babak delapan besar, runner up China International Challenge 2017 akan jumpa wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, yang sebelumnya menaklukkan runner up Indonesia Masters 2022, Chou Tien Chen (Chinese Taipei) dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-13. ***

wwwwww