Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
24 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
5
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
6
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Artis Cinta Laura Ditunjuk Jadi Komisaris PT Protech Mitra Perkasa Tbk

Artis Cinta Laura Ditunjuk Jadi Komisaris PT Protech Mitra Perkasa Tbk
Cinta Laura Kiehl (kiri) ditunjuk sebagai Komisaris PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) dalam RUPSLB perseroan, Senin (27/6/2022). (Foto: MPI/Dinar Fitra Maghiszha).
Senin, 27 Juni 2022 20:00 WIB

JAKARTA - Artis Cinta Laura Kiehl resmi ditunjuk menjadi Komisaris baru PT Protech Mitra Perkasa Tbk (OASA), perusahaan yang bergerak di bidang infrastruktur dan telekomunikasi. Penunjukan Cinta Laura itu dilaksanakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan RUPS Luar Biasa, di Jakarta, Senin (27/6/2022).

Direktur Utama OASA, Bobby Gafur Umar, awalnya mengatakan, jika pihaknya memulai debut barunya menekuni industri hijau, energi baru terbarukan (EBT). "Hari ini, kami secara resmi menapakkan kaki dan jejak bisnis kami menekuni industri EBT. Tonggak sejarah baru bagi PT Protech Mitra Perkasa Tbk. Kami juga mengumumkan secara resmi pergantian nama Perseroan menjadi PT Maharaksa Biru Energi Tbk, sekaligus mengganti logo sebagai identitas diri. Saya nyatakan di sini bahwa ke depan kami memang akan serius menekuni industri hijau yang beromzet trliunan rupiah," kata Bobby kepada wartawan usai RUPS.

Transformasi menekuni industri EBT, menurut Bobby Gafur Umar, sesungguhnya merupakan sebuah keharusan, bukan lagi hanya sekadar pilihan. “Karena itu, dukungan semua kalangan dari segala lapisan, adalah sebuah keharusan juga. Pemerintah juga sudah saatnya melakukan upaya lebih serius dalam memacu pengembangan EBT di tanah air,” kata Bobby.

Ke depan, dalam roadmap yang sudah disusun, Perseroan akan dikembangkan sebagai perusahaan EBT berskala besar. "Kami akan mengubah sampah menjadi energi yang bermanfaat, akan membirukan langit serta lautan Indonesia, menjadikan Indonesiaku Biru. Kami merestorasi iklim, menjadikan lingkungan yang hijau berdampingan dengan langit dan lautan biru. Kami percaya, green technology akan menyelesaikan masalah besar keterbatasan akses energi, sekaligus memberikan economic opportunity terbesar di abad-21. Kami percaya, bisnis yag menyelesaikan masalah besar, memiliki profitability yang besar juga. OASA bertransformasi menjadi environmental technology group of companies," ujar Bobby.

Ia menambahkan, ke depan nanti Perseroan ditargetkan akan menjadi perusahaan yang tidak hanya menjalankan bisnis seperti biasa (business as usual) tetapi akan meng-unlock value dengan membuat terobosan dalam hal bisnis yang berkaitan dengan lingkungan.

Bisnis yang akan digeluti antara lain, pengolahan dan pengelolaan sampah, biomassa, sekaligus menjalankan peran sebagai kontraktor untuk proyek energi ramah lingkungan. Bobby menjelaskan, PT Maharaksa Biru Energi Tbk akan menjalankan beberapa sektor bisnis, mulai dari bio-kimia, energi, pengolahan limbah dan sampah, hingga teknologi. "Semuanya kami yakini sebagai bidang-bidang usaha yang akan mendatangkan manfaat dan keuntungan yang besar, tidak hanya buat kami sebagai entitas bisnis yang menjalankannya, tapi juga buat semua stakeholders kami, termasuk masyarakat luas,” kata Bobby.

Untuk memuluskan jalan, Perseroan telah menggandeng mitra sekaligus pemilik teknologi di bidang pengelolaan lingkungan dari Eropa, yakni Suez Group. Terkait pembiayaan, Perseroan akan memanfaatkan sumber-sumber dari lender luar negeri yang memang sedang mencari portofolio bisnis berbasis energi bersih atau ramah lingkungan.

"Tahun ini kami akan menyasar beberapa proyek infrastruktur hijau. Sedikitnya ada dua atau tiga proyek yang sedang diincar dan dibicarakan. Kontrak-kontrak dalam beberapa bulan ke depan mungkin sudah akan jalan. Tidak hanya sebagai kontraktor tapi bisa juga investing atau financing. Kami akan mencoba terobosan-terobosan untuk memanfaatkan dana puluhan triliun dari Jerman untuk infratruktur hijau. Sudah ada beberapa project yang masuk dalam rencana bisnis Perseroan,” kata Bobby.

Tak tanggung-tanggung, transformasi bisnis Perseroan juga ditandai dengan perombakan jajaran pengurusnya, mengangkat Hariyadi BS Sukamdani sebagai Komisaris Utama, sekaligus memposisikan artis Cinta Laura Kiehl sebagai Komisaris. "Surprise, kami juga menempatkan artis dan selebriti ternama Cinta Laura sebagai salah seorang Komisaris di Perseroan," kata Bobby.

Menurut dia, urusan lingkungan, EBT dan bahkan urusan sampah dan limbah, menuntut kepedulian segala lapisan masyarakat. "Termasuk kaum milenial, kalangan artis dan selebritas,” ujarnya.

Cinta Laura adalah salah seorang artis ternama lulusan Universitas Columbia, New York, Amerika Serikat. Cinta Laura belum lama ini diundang untuk berpidato di Gedung MPR-RI. Ia hadir sebagai satu-satunya perwakilan perempuan generasi muda dalam rangka peringatan Hari Pancasila pada awal Juni lalu.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Voli, DKI Jakarta
wwwwww