Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022

Apri/Fadia Taklukkan Pasangan Jerman

Apri/Fadia Taklukkan Pasangan Jerman
Ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Foto: Humas PP PBSI)
Selasa, 28 Juni 2022 19:37 WIB
Penulis: Azhari Nasution
KUALA LUMPUR - Duet baru ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti melangkah mulus ke babak 16 Besar Turnamen Bulutangkis Malaysia Open 2022. Apri/Fadia menaklukkan pasangan Jerman, Stine Kuespert/Emma Moszczynski dengan skor 22-20, 21-9.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa (28/6/2022), Apri/Fadia sempat dibuat ketar-ketir di gim pertama. Mereka harus menjalani setting sebelum mengunci kemenangan. Penyesuaian lapangan dan lawan yang bermain bagus menjadi penyebab Apri/Fadia belum maksimal di awal laga.

"Di gim pertama tadi sempat ramai juga karena mereka bermain cukup bagus dan kita masih menyesuaikan kondisi lapangan," ucap Fadia.

"Di gim kedua kita sudah tahu arah angin, bola dan pukulan lawan jadi lebih ok mainnya," lanjutnya.

Apri/Fadia mengaku sudah menyiapkan strategi yang sesuai dengan lapangan yang berangin tetapi di awal laga tetap saja mereka kaget dengan kondisinya.

"Kita tadi menyiapkan karena kemarin di latihan sudah terasa kan ada angin. Jadi tadi masih enakin pukulan dan pola bermain. Tidak terlepas dari sana," tutur Apri.

"Di awal-awal sempat kaget juga karena arah anginnya berubah-ubah. Antisipasinya harus cepat, pintar-pintar menempatkan bola jangan sampai yang ujung-ujung banget karena bisa keluar dan fatal akibatnya," tambah Apri.

Ganda putri Jepang Nami Matsuyama/Chiharu Shida akan menjadi lawan berikutnya bagi peraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam ini di babak 16 besar. Apri/Fadia mengatakan mereka harus siap capek.

"Persiapan melawan Matsuyama/Shida yang pasti harus makan banyak dan tidur enak," kata Apri sambil tertawa.

"Yang pasti harus siap capek semuanya termasuk mental dan pikiran. Juga kalau pola sudah terbaca harus cepat ganti dan konsisten," katanya lagi.

Disinggung mengenai kekompakan, Apri/Fadia sepakat nilai mereka sudah 10. "Kekompakan kami nilainya sudah 10," yakin Apri.
"Kalau ada 11, malah 11," timpal Fadia.

Di laga lain, ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati juga lolos ke babak 16 besar usai menang atas pasangan Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung 23-21, 8-21, 21-18.

Sayangnya, langkah Putri Kusuma Wardani harus terhenti di tangan pebulutangkis Denmark Line Højmark Kjaersfeldt. Putri kalah 14-21, 21-10, 16-21. ***

wwwwww