Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
19 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
24 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
3
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
20 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
4
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
5
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022

Kejutan, Gregoria Kembali Ganjal Yamaguchi

Kejutan, Gregoria Kembali Ganjal Yamaguchi
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung (Foto: Humas PP PBSI)
Jum'at, 08 Juli 2022 18:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution

KUALA LUMPUR - Kejutan besar datang dari tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Pada pekan lalu, Gregoria mampu menyingkirkan pebulutangkis Jepang nomor satu dunia Akane Yamaguchi di babak 32 besar Malaysia Open 2022. Kini, dia kembali mengganjal pemain nomor sastu dunia itu di babak perempatfinal Turnamen Bulutangkis Malaysia Masters 2022.

Bertanding di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (6/7/2022), Gregoria menang rubber game 25-23, 15-21, 21-10 dalam tempo 50 menit. Dengan hasil ini, Gregoria mampu mengamankan tiket babak semifinal pertama di BWF World Tour Series sejak terakhir kali meraihnya di Denmark Open 2018.

"Hari ini yang pasti saya lebih siap. Tetapi saya tidak mau memberikan tekanan yang berlebihan di diri saya karena saya bisa menang minggu lalu di Malaysia Open. Puji Tuhan bisa lancar, bisa tetap tenang dan mengatur emosi dengan baik," kata Gregoria usai pertandingan.

"Akane lebih melawan dan lebih memaksa di lapangan karena kelihatan di minggu sebelumnya dia bukan di permainannya. Tetapi hari ini dia coba untuk mengeluarkan kemampuannya. Tadi setelah menang di gim pertama, saya coba lebih tenang dan tidak memikirkan hasil. Saya hanya fokus bagaimana saya bisa fight di lapangan," lanjut Gregoria.

Sudah berada di semifinal tidak membuat Gregoria berpuas diri. Ia ingin memaksa dirinya untuk terus berjuang. Gregoria sadar, secara individu prestasinya belum terlihat setidaknya dalam dua tahun terakhir ini.

Gregoria sendiri akan bersua An Se Young di babak semifinal yang berlangsung Sabtu (9/7) besok. Pertemuan terakhir mereka terjadi di ajang All England 2022 bulan Maret lalu. Saat itu, Gregoria tunduk 16-21, 4-21.

"Saya tidak ingin berhenti di sini, saya ingin paksa diri saya lagi karena selama dua tahun ini saya tidak ada hasil yang bisa terlihat," tukas Gregoria.

"Pertemuan terakhir saya dengan An Se Young terjadi di All England 2022 dan saya kalah. Besok, saya ingin maksimal, saya punya target sendiri. Pastinya ingin menang, jadi saya akan coba sebaik mungkin lebih dari hari ini," pungkasnya. ***

wwwwww