Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
19 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
19 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Gegara Aturan Baru, Timnas U-19 Indonesia Tersingkir dari Piala AFF U-19

Gegara Aturan Baru, Timnas U-19 Indonesia Tersingkir dari Piala AFF U-19
Timnas Indonesia U-19 usai laga melawan Filiphina. (Foto: Istimewa)
Minggu, 10 Juli 2022 22:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Pil pahit harus ditelan Timnas U-19 Indonesia. Impian untuk bisa menjadi juara di Piala AFF U-19 harus buyar setelah tersingkir di fase grup. Meski menang 5-1 atas Myanmar di laga terakhir Grup A, Timnas U-19 Indonesia finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Penyebabnya karena di pertandingan Grup A lainnya, Vietnam dan Thailand berakhir imbang 1-1. Dengan ini maka Vietnam menjadi juara Grup A dan runner up Thailand berhak lolos. Indonesia berada di peringkat ketiga karena kalah head to head dari Vietnam dan Thailand meski secara poin sama-sama mengumpulkan 11.

Kegagalan ini jelas menyakitkan mengingat Indonesia dari lima kali main tanpa terkalahkan (3 kali menang, 2 kali seri). Selain itu Indonesia menjadi tim paling produktif dengan 17 gol dan kemasukan 2 gol.

Indonesia tampil dominan di babak pertama. Garuda Nusantara sempat tertinggal terlebih dahulu setelah di menit 6 gawang yang dijaga Cahya Supriadi dijebol Min Htwe. Berawal dari tendangan sudut, sundulan ke belakang Min Htwe tanpa disangka masuk ke gawang Indonesia. Tertinggal, Indonesia yang sebenarnya mengawali laga dengan mendominasi penguasaan bola mengintensifkan serangan.

Usaha Indonesia membuahkan hasil di menit 17 lewat gol penyeimbang yang dicetak Muhammad Ferrari. Sundulannya menyambut tendangan bebas berhasil bersarang ke gawang Myanmar. Skor menjadi imbang 1-1.

Timnas U-19 Indonesia terus memberikan tekanan ke pertahanan Myanmar. Menit 21 Rabbani nyaris mencetak gol jika saja tendangannya ketika tinggal berhadapan dengan kiper disambut rekan-rekannya. Indonesia berbalik unggul di menit 24 setelah tendangna keras Arkhan Fikri dari luar kotak penalti gagal ditangkap sempurna oleh kiper Hein Htet Soe. Skor 2-1 untuk Indonesia.

Enam menit berselang Ferrari kembali mencetak gol lewat skenario sama seperti gol pertamanya. Sundulannya menyambut tendangan bebas kembali berbuah hasil. Skor 3-1 untuk Timnas U-19 Indonesia.

Timnas U-19 melengkapi keunggulan di babak pertama dengan gol keempat yang kali ini dicetak Rabbani Tasnim. Menerima assist, Rabbani langsung menggiring bola memasuki area penalti. Meski dikawan bek Myanmar, Rabbani mampu melesakkan tendangan kanan yang bersarang ke tengah atas gawang Myanmar.

Sampai pelauit panjang babak pertama berbunyi, skor 4-1 untuk keunggulan Timnas U-19 Indonesia. Di babak kedua, Pelatih Shin Tae-yong melakukan sejumlah pergantian. Di antaranya memainkan Ronaldo kwateh dan Edgaard Amping. Tekanan diberikan Myanmar di awal-awal babak.

Menit 67 kiper Cahya Supriadi menepis tendangan kapten La Min Htwe. Satu menit berselang, Shin Tae-yong kembali melakukan perubahan dengan menarik keluar Ferrari dan memainkan Kadek Arel Priyatna.

Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 5-1 berkat gol Ronaldo menyelesaikan assist dari Zanadin. Setelah itu tempo permainan perlahan menurun. Tidak ada peluang terjadi. Sampai peluit panjang berbunyi, skor tetap 5-1 untuk kemenangan Indonesia.

Susunan Pemain

Indonesia: Cahya Supriadi, Ahmad Rusadi, Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, Arkhan Fikri, Hokky Caraka, Ferdiansyah Cecep Surya. Mikael Alfredo Tata, Dimas Juliono, Zanadin Fariz, Rabbani Tasnim Siddiq.

Myanmar: Hein Htet Soe, Myo Min Hein, Lan Sann Aung, Lin Lin Tun, Ar Kar Kyaw, Zaw Win Thein, Chit Aye, La Min Htwe, Khun Aung Soe, Oakkar Naing, Thein Zaw Thiha.***

wwwwww