Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
20 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
21 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
3
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
20 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
4
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
19 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Meski Elektabilitas Tertinggi, Ganjar Pranowo Ibarat Pilot Tak Punya Pesawat

Meski Elektabilitas Tertinggi, Ganjar Pranowo Ibarat Pilot Tak Punya Pesawat
Politisi PDIP, Ganjar Pranowo. (Foto: istimewa)
Rabu, 13 Juli 2022 15:52 WIB

JAKARTA - Hasil survei Parameter Politik Indonesia menempatkan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menempati posisi puncak dengan elektabilitas terbuka sebagai calon presiden (Capres), jika Pilpres 2024 digelar hari ini. Disusul Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Direktur riset Indonesia Presidential Studies mengatakan bahwa secara statistik sebenarnya dari tiga nama figur tersebut belum ada nama yang absolut unggul karena selisih angka elektabilitasnya berdasarkan hasil survei masih dalam jangkauan margin of error.

Lebih lanjut Arman menganalisa, dari jumlah massa mengambang masih sangat tinggi bahkan kalau diurut paling tinggi sehingga bisa dikatakan siapapun masih bisa menang dalam pertarungan Pilpres.

"Semuanya belum mengantongi tiket pencalonan dari partai pengusung bahkan Ganjar dan Anies laksana pilot yang tak punya pesawat, sama sekali tidak memiliki remot kontrol partai atau mengendalikan partai," demikian kata Arman, Rabu (13/7/2022).

Arman menganalisa harapan mereka yang tempatkan diri elektabilitasna tertinggi, hanya pada belas kasih poros partai yang terbentuk untuk mengusung dirinya.

Sementara untuk figur Ganjar Pranowo, tambah Arman, yang dianggap lebih unggul dari calon yang lain sangat dilematis. Serba salah langkah politiknya tersendat. "Mau gass poll pasti di priwit oleh partainya, mau menunggu restu yang mpunya partai tetapi juga belum jelas kepastiannya," pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww