Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
15 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
10 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
22 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
14 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
11 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
14 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Home  /  Berita  /  Olympic

Prabowo Hadir di Acara NU Seperti Ingin Menebus Kesalahan Pilpres 2019

Prabowo Hadir di Acara NU Seperti Ingin Menebus Kesalahan Pilpres 2019
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianti saat menghadiri Kongres XVI Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang. (Foto: Istimewa)
Senin, 18 Juli 2022 14:13 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Manuver Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dengan menghadiri Kongres XVI Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Palembang, Sumatera Selatan tidak bisa dilepaskan dengan kepentingan politik.

Prabowo yang kini kembali didorong maju pada Pilpres 2024 ingin menunjukkan kedekatannya dengan NU melalui agenda tersebut. Apalagi dalam kongres itu, hadir pula beberapa elite dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menurut pengamat politik Jamiluddin Ritongan, Prabowo seperti ingin menebus kesalahannya pada Pilpres 2019 yang tidak dilirik NU. Hal itu dilakukan Prabowo dengan fokus memperbesar dukungannya dari NU lewat PKB. Apalagi, kelompok Islam yang selama ini mendukung Prabowo terlihat sudah banyak meninggalkannya.

"Prabowo ditinggalkan pendukungnya itu setelah ia bergabung dengan Jokowi. Kelompok Islam non-NU tampak sangat kecewa terhadap Prabowo," ucap Jamiluddin Ritonga kepada GoNews.co, Senin (18/7/2022).

Analisa Jamiluddin, Prabowo meyakini akan bisa mendapat dukungan besar dari NU lewat PKB. Keyakinan itulah yang melandasi beberapa pertemuan Gerindra dengan PKB baru-baru ini.

"Dengan merapat ke NU, suara dukungan terhadap Prabowo akan semakin besar. Hal itu juga sudah terbukti, capres yang mendapat dukungan dari NU kerap menang,” demikian Jamiluddin.***

wwwwww