Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
23 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
2
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
23 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
3
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
Sepakbola
23 jam yang lalu
Optimalisasi Kemampuan Multiposisi Rizky Ridho
4
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
12 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
5
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Pieter Huistra Akui Aspek Pertahananan PSS Perlu Perbaikan
6
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Sepakbola
23 jam yang lalu
Stjepan Fokus Laga Berikutnya, Nadeo Ucapkan Terima Kasih kepada Jakmania
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Nilawaty Law Kibarkan Merah Putih dan Edo Sumbang Perunggu di Kejuaraan Binaraga dan Fitness Asia 2022

Nilawaty Law Kibarkan Merah Putih dan Edo Sumbang Perunggu di Kejuaraan Binaraga dan Fitness Asia 2022
Nilawaty Law sukses meraih gelar juara Women's Physique Model di Kejuaraan Binaraga dan Fitness Asia 2022. (Foto: Dok PP PBFI)
Rabu, 20 Juli 2022 23:41 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Tim Nasional (Timnas) Binaraga Indonesia yang diperkuat 6 atlet membuat kejutan di Kejuaraan Binaraga dan Fitness Asia 2022. Pada penampilan di babak final yang berlangsung di Pantai Marina Jety Maldives, Rabu (20/7/2022), Pasukan Merah Putih sukses merebut 1 medali emas dan 1 medali perunggu.

Medali emas disumbangkan Nilawaty Law yang turun di Women's Physique Model. Wanita kelahiran Kisaran, Sumatera Utara, 18 September 1977 ini menjadi yang terbaik dari 24 peserta. Medali perak direbut atlet Mongolia, Zaijid Nyamzul dan perunggu dari atlet Vietnam, Davaasambu Badamkhand.

"Saya sebagai seorang wanita Indonesia sangat bangga bisa ikut berpartisipasi dalam Kejuaraan bergengsi ini dan bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia di kategori Senior Woman’s Model Physique," kata Nilawaty Law. 

Bagi Nyla Liu, panggilan nama panggungnya, medali emas tersebut semakin memicu semangatnya untuk berprestasi lebih baik lagi di masa mendatang. Apalagi, dia berangkat dengan biaya sendiri. 

"Berkibarnya Sang Merah Putih dan Lagu Indonesia Raya berkumandang di Maldives ini semakin memicu semangat saya sebagai puteri Indonesia untuk bisa berprestasi lebih lagi di masa yang akan datang walaupun berangkat dengan biaya pribadi. Tapi. saya tetap optimis ke depan nanti cabor Binaraga Fitness ini bisa menjadi cabor yang turut membanggakan Indonesia dan mendapat perhatian yang lebih baik," kata pemegang peringkat kelima ICN (I Compete Natural) Worldwide Sport Model Melbourne 2019. 

GoNews.co Nilawaty Law dan Edo Apcowo me
Nilawaty Law dan Edo Apcowo menyumbangkan medali perunggu di Kejuaraan Binaraga dan Fitness Asia 2022. (Foto: PP PBI)

Sayangnya kesuksesan Nilawaty tidak berhasil diikuti atlet binaraga putra Indonesia, Edo Apcowo yang turun di kelas 70kg. Peraih medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 ini harus puas meraih medali perunggu. Medali emas direbut atlet binaraga India, T Ramakrishna dan perak jatuh ke tangan atlet Myanmar, Ye Tun Naung. 

Dengan hasil ini, Nilawaty dan Edo yang merupakan atlet asal Papua tercatat sebagai atlet berprestasi pertama yang diberangkatkan Pengurus Pusat Perkumpulan Binaraga Fitness Indonesia (PP PBFI).

"Nilawaty dan Edo Apcowo tercatat dalam sejarah sebagai atlet fitness putri dan atlet binaraga pertama yang dikirim PBFI meraih sukses menyumbangkan medali emas dan perunggu di Kejuaraan Binaraga Asia 2022. Dan, PP PBFI bersyukur bisa mempersembahkan 1 medali emas dan 1 perunggu bagi masyarakat Indonesia," kata Ketua Umum PP PBFI, Irwan Alwi yang langsung memimpin Tim Binaraga Indonesia. 

GoNews.co Nilawaty Law.
Nilawaty Law.

Apa yang dicapai Nilawaty dan Edo peraih medali emas kelas 70kg di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 Papua itu, kata Irwan Alwi, sebagai pengobat kekecewaan cabang olahraga binaraga yang tidak diberangkatkan memperkuat Kontingen Indonesia pada SEA Games 2021 Vietnam. 

"Prestasi yang dicatat Nilawaty dan Edo itu sebagai bukti bahwa atlet fiitness dan binaraga Indonesia mampu bersaing di ajang Asia. Ke depan, PP PBFI akan terus meningkatkan prestasi atletnya sehingga bisa membawa harum nama bangsa dan negara," tegas Irwan Alwi. ***

wwwwww