Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Menpora Amali Pastikan Kesiapan Pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 Solo

Menpora Amali Pastikan Kesiapan Pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 Solo
Menpora Amali tampil di acara Coffee Break TV One menjelaskan kesiapan pelaksanaan ASEAN Para Games 2022 Solo. (Foto: Humas Kemenpora)
Selasa, 26 Juli 2022 21:43 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menyampaikan, persiapan penyelenggaraan hingga persiapan atlet Indonesia untuk ASEAN Para Games 2022 Solo yang akan diselenggarakan pada tanggal 30 Juli hingga 6 Agustus 2022 sudah sangat siap.

"Terkait persiapan penyelenggaraan ASEAN Para Games Solo 2022 ini saya sudah mengecek persiapannya secara detail. Baik untuk acara pembukaan dan penutupannya, pelaksanaan lombanya, penjemputan tamu dan sebagainya semua sudah sangat siap," kata Menpora Amali saat wawancara program acara Coffee Break TV One secara virtual dari Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (26/7/2022).

Kesiapan ini lanjut Menpora Amali, bahkan sejak kontingen-kontingen dari negara lain berada di dalam pesawat sudah dilakukan simulasi. Hal ini dimaksudkan agar kontingen dari negara-negara lain tidak terlalu lama menunggu di Bandara.

"Kita sudah simulasi bahkan sejak tamu ini masih di pesawat, sehingga bisa langsung ke hotel. Mengingat, ini kan kaum difabel kita harus perlakukan secara khusus dan mereka harus mendapatkan pelayanan yang sempurna," tutur Menpora Amali.

Terkait persiapan venue pertandingan Menpora Amali kembali pastikan semua telah siap karena kementerian/lembaga semua membantu penyelenggaraan Indonesia menjadi tuan rumah kedua pesta olahraga difabel di kawasan Asean ini.

"Untuk venue-venue juga sudah disiapkan, ini adalah berkat Menteri PUPR yang melakukan renovasi dan sebagainya. Untuk dukungan lainnya juga sudah dilakukan oleh kementerian/lembaga, khususnya oleh Menteri BUMN yang memberikan banyak dukungan. Dan tentu kementerian lainnya serta Pemda Jawa Tengah dan Pemkot Surakarta karena Ketua Pelaksananya langsung oleh Wali Kota Surakarta Mas Gibran Rakabuming Raka," urai Menpora Amali.

"Jadi, secara keseluruhan kita sudah siap menyambut para kontingen se-Asean ini, bahkan tadi malam sudah ada yang datang dari kontingen Laos. Diusahakan sebagian besar penerbangan ini langsung ke Kota Solo hanya dua atau tiga negara yang transit di Soekarno-Hatta. Kita semua permudah urusan-urusan di Bandara terkait imigrasi, passport, dokumen kesehatan dan sebagainya semuanya kita sudah siap dan kita permudah," tambah Menpora Amali.

Untuk persiapan Kontingen Indonesia menjelang pesta olahraga diffabel se-Asia Tenggara ini, Menpora Amali juga pastikan sudah siap."Sebenarnya mereka ini adalah atlet-atlet yang sudah kita siapkan dalam trainning center (TC) jangka panjang. Mereka sebenarnya sudah siap sejak 2019 yang awalnya ASG ini akan dilaksanakan di Filipina kemudian batal," pungkas Menpora Amali. ***

wwwwww