Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
24 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
2
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
Nasional
18 jam yang lalu
Tolak Usul Luhut, Mulyanto Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara
3
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
22 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
4
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
Metropolitan
19 jam yang lalu
Ini 10 Penerima Jakarta Youth Award 2026
5
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
23 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
6
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Sepakbola
18 jam yang lalu
Egy Maulana Vikri Bertekad Pertahankan Performa Terbaik Saat Libur
Home  /  Berita  /  Ekonomi

Diam-diam Harga Mi Instan Beneran Sudah Naik, Ini Buktinya!

Diam-diam Harga Mi Instan Beneran Sudah Naik, Ini Buktinya!
Ilustrasi Indomie. (foto; istimewa)
Minggu, 14 Agustus 2022 18:44 WIB

JAKARTA - Pemerintah telah mewanti-wanti kenaikan harga mi instan sejak Juli 2022 lalu. Harga mi instan diperkirakan naik imbas dari tersendatnya pasokan gandum karena perang Rusia dengan Ukraina.

Benarkah harga mi instan mengalami kenaikan? Ini faktanya di lapangan. Berdasarkan pengamatan detikcom pada 31 Juli 2022, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar berwarna ungu di kawasan BSD, harga mi instan khususnya merek Indomie dijual seharga Rp 102.800 per dus.

Satu dus Indomie tersebut berisikan 40 bungkus mi instan dengan berat 86 gram per bungkusnya. Berdasarkan data yang dilansir GoNews.co dari detik.com, ternyata pada 11 Agustus 2022, atau 11 hari kemudian. Di tanggal tersebut, harga mi instan merek Indomie mengalami perubahan.

Harga mi instan khususnya merek Indomie di pusat perbelanjaan yang sama naik menjadi Rp 109.500 per dusnya. Artinya, ada kenaikan harga sebesar Rp 6.700 dibanding 31 Juli lalu.

Meski demikian, untuk harga per bungkus mi instan merek Indomie tak mengalami perubahan. Harga per bungkus Indomie di pusat perbelanjaan tersebut dijual Rp 3.000.

Sebelumnya, Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Franciscus (Franky) Welirang juga sudah mengatakan harga mi instan bisa saja mengalami kenaikan. Meski demikian, ia menegaskan kenaikannya tak akan sampai 3 kali lipat seperti yang diungkapkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Sebab, harga gandum pun tak naik sebesar itu, bahkan tak mencapai 100%. "Harga mi instan bisa saja naik, bisa saja. Tapi kalau ada pernyataan yang mengatakan bisa 3 kali lipat, itu berlebihan. Sangat-sangat berlebihan. orang harga gandum saja tidak naik 100-300%" jelasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, DKI Jakarta
wwwwww