Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
20 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
20 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
19 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
19 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Olympic

PDIP Berharap Pilpres 2024 Diikuti 2 Paslon dan 1 Putaran

PDIP Berharap Pilpres 2024 Diikuti 2 Paslon dan 1 Putaran
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto. (Foto: Kompas)
Sabtu, 27 Agustus 2022 13:28 WIB
JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto berharap Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2024 hanya diikuti dua pasangan calon saja. Dengan konfigurasi itu, proses pemilihan umum hanya dilakukan dalam satu gelombang.

"Ada yang berpendapat bahwa dua pasangan akan menghindarkan diri dari politik identitas. Lho, politik Indonesia itu mencerdaskan kehidupan bangsa. Politik itu membangun peradaban," kata Hasto dalam keterangan persnya, Jumat (26/8/2022) kemarin.

Hasto mengungkapkan dalam pesta demokrasi mendatang tak perlu ada ketakutan terhadap isu politik identitas. Menurutnya isu tersebut sudah tidak laku di 2024, dan akan menjadi suatu kemunduran bila terjadi.

"Jangan dibawa mundur. Mereka yang menggunakan politik identitas dan politik primordial, biasanya miskin kinerja, tidak punya prestasi, maka digunakanlah cara-cara yang tidak cerdas, tidak bijak, dan tidak membangun peradaban," tandasnya.

Selain itu, Hasto menjelaskan bahwa dengan proses Pemilu yang hanya berlangsung sekali dapat menjadi solusi untuk mengatasi isu ekonomi dan kondisi global yang sedang tidak pasti.

"Dalam situasi ketika pemulihan ekonomi belum sepenuhnya pulih, dan ketidakpastian global, maka Indonesia memerlukan pelaksanaan Pilpres yang demokratis, cepat, kredibel, dan bagaimana memastikan hanya berlangsung satu putaran," ungkapnya.

Meski demikian, Hasto mengungkapkan partainya telah siap untuk menghadapi kondisi politik apapun di Pemilu 2024. Baik harus menghadapi satu kali Pemilu atau lebih.

"Kalau tentang Pilpres, mau beberapa calon, PDIP mengalir saja, dua calon tiga calon kita siap. Hanya kan politik ini kita harus melihat konteksnya. Kita baru mengalami pandemi dampaknya sangat dahsyat dalam kehidupan kita," tegasnya.

"Pemulihan ekonomi belum begitu bagus, persoalan geopolitik perang Rusia-Ukraina, dan ketegangan yang terjadi di Laut Tiongkok Selatan kemudian kemarin krisis di Taiwan, kemudian persoalan di Timur Tengah harus menjadi perhatian kita,” pungkasnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww