Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
Metropolitan
20 jam yang lalu
‎BMKG Prediksi Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini, Petir Mengintai Sore Hari
2
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
9 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
3
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
Metropolitan
18 jam yang lalu
‎SGY Dukung Tiket Pantai Ancol Gratis, Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Kebijakan Tiket Masuk
4
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
9 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
8 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Sekjen DPR Buka Suara Terkait Anggaran Rp955 Juta untuk Cetak Kalender 2023

Sekjen DPR Buka Suara Terkait Anggaran Rp955 Juta untuk Cetak Kalender 2023
Sekjen DPR Indra Iskandar. (Foto: DPR.go.id)
Sabtu, 27 Agustus 2022 23:39 WIB

JAKARTA - Sekjen DPR Indra Iskandar buka suara soal anggaran cetak kalender DPR senilai Rp 955 juta. Kalender itu dipergunakan untuk tahun 2023.

"Itu untuk kalender 2023 dilelang waktu bulan Oktober dan dicetak Desember," kata Indra, Sabtu (27/8/2022).

Indra mengatakan ada dua jenis kalender yang akan dicetak, yakni kalender meja dan kalender gantung. Indra menyebut, berdasarkan harga perkiraan sendiri, kalender meja dianggarkan Rp 27.500 per unit dengan jumlah 5.000 unit. Sedangkan kalender gantung dihargai senilai Rp 45.500 dengan jumlah 15 ribu unit.

"Itu ada dua jenis, satu kalender meja dan satu kalender gantung. Harganya per unitnya HPS-nya sebelum lelang harga HPS-nya Rp 27.500 untuk kalender meja, yang kalender gantungnya Rp 45.500," ujarnya.

"Jumlahnya kalender meja 5.000 kalender gantungnya 15 ribu," lanjut Indra.

Indra juga merespons kritik Formappi yang meminta anggaran kalender itu disetop. Indra mengkritik balik Formappi. "Tanya ke Formappi apa saja yang boleh dilakukan DPR? Semua pernyataan Formappi itu mengulang recycle-kan, rakyat lagi susah, rakyat lagi lapar, terus ini mau naik BBM, argumentasinya berputar di situ-situ saja, ya kan? Sehingga orang nggak boleh ngapa-ngapain," ujarnya.

"Coba cek di semua instansi, ada nggak yang nggak melakukan apa-apa, diam, karena rakyat lagi susah, gitu, kantor berhenti. Itu harus punya pemahaman yang komprehensif. Jangan cuma nyari panggung," lanjut Indra.

Indra mengutip imbauan Presiden Jokowi untuk menghidupkan kembali perekonomian. Menurutnya, pembelian suatu produk dapat meningkatkan kegiatan perekonomian. "Ini kan kegiatan kita menghidupkan ekonomi juga, harus dipikirkan karena imbauan Presiden untuk segera melakukan proses-proses untuk ekonomi bergerak, jadi jangan isu nyari panggung saja Formappi," ujar Indra.

Sebelumnya, dilihat detikcom dari situs LPSE DPR RI, Jumat (26/8/2022), tender cetak kalender itu diberi nama 'Pencetakan Kalender DPR RI' dengan kode tender 739087. Tender ini dibuat pada 23 Agustus 2022 dengan tahapan saat ini pengumuman pascakualifikasi. Tender berada pada satuan kerja Sekretariat Jenderal DPR RI.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww