Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
8 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
9 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
3
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
8 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
10 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
9 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
Awan Tebal Menghampiri Jakarta, BMKG Prediksi Hujan Turun pada Hari Ini
Home  /  Berita  /  Beladiri

Kedapatan Ngamar dengan Suami Orang, Guru SMA Ini Minta Hakim Tak Beri Tahu Suaminya

Kedapatan Ngamar dengan Suami Orang, Guru SMA Ini Minta Hakim Tak Beri Tahu Suaminya
Guru SMA di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, berinisial NN (35 tahun) diamankan polisi saat ngamar bersama pria berinsial HA (36 tahun). (Foto: Istimewa)
Minggu, 28 Agustus 2022 14:19 WIB

PALEMBANG - Seorang guru SMA di Kabupaten Banyuasin, Sumsel, berinisial NN (35 tahun) diamankan polisi saat ngamar bersama pria berinsial HA (36 tahun) di salah satu hotel di Palembang.

Keduanya diamankan oleh petugas Samapta Tipiring Polda Sumsel karena bukan pasangan suami istri. Baik NN maupun HA juga diketahui sudah memiliki suami maupun istri masing-masing.

Kemudian, mereka menjalani sidang tipiring (tindak pidana ringan) dengan hakim tunggal, Harun Yulianto di Pengadilan Negeri Palembang, Jumat kemarin (26/8).

Dalam persidangan itu, NN mengaku memang sudah mengenal HA sejak lama, dan saat kejadian ia memang menginap di sebuah hotel di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Sebab, NN hendak mengurus ayahnya yang sedang dirawat di rumah sakit.

Senada, HA mengaku datang ke hotel itu awalnya untuk mengantarkan sate kepada NN. Lalu, mereka ngobrol ke dalam kamar. "Saya khilaf karena terbawa suasana," kata HA menjawab pertanyaan hakim.

Keduanya pun mengaku kepada hakim takut kalau masalah ini sampai diketahui keluarga masing-masing. "Mohon agar jangan sampai diketahui keluarga pak hakim," katanya.

Sementara atas perbuatan itu, hakim menjatuhkan hukuman kepada mereka dengan membayar denda Rp 2 juta. Terpisah, Kanit 4 Turjawali Polda Sumsel, AKP Heri Sulistio, mengatakan penangkapan keduanya saat di razia di penginapan Reddoorz Simpang Charitas Palembang sekitar pukul 22.50 WIB, Kamis (25/8).

"Ketika diperiksa lebih mendalam barulah keduanya mengaku bukanlah pasangan suami-istri," katanya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Sumatera Selatan
wwwwww