Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
17 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
17 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
17 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
17 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic
Turnamen Bulutangkis Japan Open 2022

Gregoria Tak Banyak Keluarkan Tenaga Melaju ke 16 Besar

Gregoria Tak Banyak Keluarkan Tenaga Melaju ke 16 Besar
Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. (Foto: PP PBSI)
Selasa, 30 Agustus 2022 22:13 WIB
Penulis: Azhari Nasution

OSAKA - Pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung tidak banyak mengeluarkan tenaga untuk memastikan satu tiket babak 16 besar Turnamen Bulutangkis Japan Open 2022. Gregoria menang relatif mudah mengalahkan wakil Jerman, Yvonne Li dengan 21-9, 21-7 dalam durasi 21 menit di babak 32 besar hari Selasa (30/8/2022).

"Hari ini memang saya jadikan ajang untuk mencoba lapangan. Beradaptasi lebih lama lagi karena kemarin latihan di sini hanya satu kali dan waktunya sebentar," kata Gregoria di Maruzen Intec Arena, Osaka, Jepang.

"Lawan tidak terlalu memberi tekanan kepada saya, mungkin karena tidak cocok dengan kondisi lapangan atau dengan pola permainan saya. Jadi permainan dia tidak berkembang dari gim pertama hingga gim kedua," tambahnya.

Lebih lanjut Gregoria mengatakan bahwa kondisi lapangan tidak jauh berbeda dengan Tokyo Metropolitan Gymnasium. Tempt digelarnya Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2022 pekan lalu. Hanya anginnya yang lebih terasa.

"Tidak jauh berbeda kondisi lapangan di sini dengan di Tokyo. Bolanya memang berat tapi di sini anginnya lebih terasa dibanding di sana," ungkap Gregoria.

Di babak 16 besar, Gregoria akan menantang wakil Chinese Taipei Pai Yu Po. Ia memburu kemenangan untuk setidaknya memenuhi target awal, masuk ke delapan besar.

"Target saya pribadi ingin tembus delapan besar dulu karena peluangnya ada. Ingin menaikkan peringkat juga jadi saya harus fokus dan mengeluarkan kemampuan maksimal," ujar Gregoria.

"Kalau dulu banyak sekali yang saya pikirkan jadi misalnya sedang tertinggal padahal masih bisa dikejar poinnya malah tegang duluan. Banyak sekali tekanan dari dalam diri saya sendiri. Kalau sekarang pelan-pelan bisa mengesampingkan hal-hal yang menjadi beban itu dan saya merasa lebih ringan di lapangan," tutup Gregoria.

Berbeda nasib dengan Gregoria, pasangan ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Lisa Ayu Kusumawati harus angkat koper lebih awal. Langkah mereka dihadang Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie lewat pertarungan tiga gim, 22-20, 19-21, 12-21.

"Kecewa dengan hasil ini. Kita tidak menampilkan yang terbaik terutama saya. Permainan depan saya kurang yakin dan beberapa kali harusnya bola itu yang ambil Rehan tapi saya ambil dan malah jadi bumerang," tutur Lisa.

"Permainan kita sebenarnya seimbang tapi hari ini kita kurang banyak bermain variasi. Bola saya sudah diantisipasi mereka dan saya tidak bisa mengubahnya. Selain itu, kita juga bermain terlalu terburu-buru padahal kalau kita sabar sedikit lawan juga tidak enak dan bisa mati sendiri. Ini menjadi hal yang harus ditingkatkan ke depan," kata Rehan menutup perbincangan. ***

wwwwww