Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
20 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
21 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
20 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
20 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
21 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
20 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Pelari Asing Menang Kompetisi Maraton di Indonesia, Hadiah 150 Juta Tak Kunjung Cair, Telepon Diblokir

Pelari Asing Menang Kompetisi Maraton di Indonesia, Hadiah 150 Juta Tak Kunjung Cair, Telepon Diblokir
Warga Australi yang memanang lomba marathon di Indonesia. (foto: Istimewa)
Rabu, 31 Agustus 2022 13:04 WIB

JAKARTA - Sedang menjadi perbincangan di media sosial, seorang pelari maraton asal Australia mengunggah kabar bahwa ia telah memenangkan Kompetisi Maraton di Indonesia, dan tidak mendapatkan hadiah yang dijanjikan yakni uang tunai sebesar Rp150juta.

Memiliki nama akun @jackahearn di media sosial Instagram , hari ini, Selasa (30/8/2022), ia mengunggah dua cerita mengenai keluhannya terhadap kompetisi maraton di Indonesia yang telah ia menangkan.

Dalam unggahannya yang pertama, ia memperlihatkan foto Hadiah Simbolik pertana kemenangan yang bertuliskan "Rp150.000.000 1st Marathon Winner, International-Men". Di bagian kanan atas Hadiah Simbolik tersebut tercetak Logo KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), dan di sebelah kiri atas tercetak "Indonesia International Marathon 26.06.2022".

Selain foto tersebut, dalam bahasa inggris ia juga menuliskan keterangan bahwa ia memenangkan hadiah tersebut, tetapi Indonesia International Marathon (dengan menandai akun @indonesiainternationalmarathon) telah gagal membayar kepadanya dan pemenang-pemenang internasional yang lain.

Ia juga mengungkapkan bahwa mereka (panitia kompetisi) melepaskan tanggung jawab atas hal tersebut dan berusaha untuk tidak membayar pemenang dengan benar. Pria yang diketahui bernama Jack Ahearn tersebut juga memberitahukan bahwa panitia kompetisi tersebut melakukan blokir terhadap nomor telepon yang ia miliki, dan tidak memberikan respon selama 2 bulan.

Selain menandai akun resmi kompetisi, Jack juga menandai akun Buat Indonesia Bergerak (akun dukungan kompetisi lari di Indonesia), akun KONI Pusat dan akun KONI DKI.

Kemudian dalam postingannya yang kedua, Jack mengunggah gambar dirinya sedang memegang Piala Kemenangan dan Hadiah Simbolik yang ia unggah sebelumnya. Jack membuat keterangan tulisan diatas gambar tersebut yang dapat diartikan bahwa usaha terakhirnya adalah dengan meminta teman-temannya serta komunitasnya untuk mengirimkan pesan dan komentar terhadap Indonesia International Marathon, apa penyebab mereka menolak untuk membayar setiap pemenang kategori internasional dan mengapa mereka tidak memberikan respon terhadap siapapun.

Jack menuliskan bahwa ia membutuhkan bantuan untuk mendapatkan haknya. Ia pun menuliskan umpatan "TAK TAHU MALU" yang ditandai ke akun @indonesiainternationalmarathon, dan juga menandai akun bib.idn, koni_dki, dan konipusat.

Unggahan Jack menjadi viral dan mendapatkan respon baik dari warga Indonesia ataupun warga asing. Banyak yang memberikan dukungan dan mengunggah ulang cerita Jack di instagram pribadi mereka. Bukan hanya di Instagram, di media sosial Twitter pun banyak yang mengunggah ulang cerita Jack.

Dengan berusaha menandai akun resmi Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga). Banyak akun yang berkomentar, diantaranya akun lxchen131 , "Waduh, kenapa bisa gini? Memalukan sekali,". Akun rizkyyusuffern1, "Memalukan banget itu Menteri yang ikut foto,".***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Ekonomi, Basket, Non Olympic, DKI Jakarta
wwwwww