Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
18 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
18 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
17 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Yunarto Wijawa Bicara Tentang Pertemuan Puan dan Prabowo

Yunarto Wijawa Bicara Tentang Pertemuan Puan dan Prabowo
Puan Maharani dan Prabowo Subianto. (Istimewa)
Selasa, 06 September 2022 18:35 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Safari politik Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani terus berlanjut. Usai bertemu Ketua Partai Nasdem Surya Paloh, dan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PAN, kini Mbak Puan, panggilan akrabnya, bertemu Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (4/9/2022).

Tidak tanggung-tanggung, pertemuan itu juga turut dihadiri jajaran petinggi PDIP dan Partai Gerindra.

Menangapi hal ini, pengamat Politik Yunarto Wijaya menilai, pertemuan Puan Maharani dan Prabowo Subianto merupakan peristiwa politik biasa, akan tetapi ini mengartikan bahwa memang ada keseriusan dari Puan Maharani yang kemudian memposisikan dirinya sebagai perwakilan dari Ibu Megawati dalam menjalankan komunikasi politik menuju Pilpres 2024.

Dijelaskan Yunarto, mungkin saja pihak Gerindra akan bersanding dengan PDIP pada Pemilu 2024. Namun, Yunarto Wijaya juga menambahkan pertemuan Puan dan Prabowo ini masih sangat jauh dari kata koalisi karena masih bersifat sangat umum.

Sementara itu,  Pengamat Politik Universitas Brawijaya Wawan Sobari, menyatakan bahwa pertemuan antara Puan Maharani dengan Prabowo Subianto mempertegas peluang koalisi menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Menurutnya, pertemuan antara Prabowo dan Puan, bukan lagi merupakan sinyal untuk adanya peluang koalisi antara Partai Gerindra dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

"Ini bukan lagi sinyal untuk 2024. Ini sudah tegas dari poin-poin yang sudah disampaikan, bahwa pertemuan antara keduanya jelas ada kaitannya dengan Pilpres 2024," kata Wawan.

Wawan menjelaskan, setelah adanya pertemuan tersebut, salah satu hal yang menjadi sangat penting adalah terkait dengan partai-partai lain yang telah menjalin komunikasi dengan Partai Gerindra.

Menurutnya, pertemuan antara Puan dan Prabowo tersebut merupakan gerakan dari pertemuan para king maker atau atau sosok yang memiliki kekuatan besar untuk menentukan hasil pemilihan presiden ke depan.

"Jadi memang saya lihat, ini gerakan para king maker yang menurut saya tujuannya pasti ke 2024. Memang sekarang masih 2022, tapi 2024 bahwa itu bukan waktu yang lama," ujarnya. ***

wwwwww