Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
21 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Umum

Komisi X DPR Dukung Transformasi Seleksi Masuk PTN

Komisi X DPR Dukung Transformasi Seleksi Masuk PTN
Ilustrasi seleksi PTN. (Foto: Kompas)
Jum'at, 09 September 2022 19:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyambut baik kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang melakukan transformasi Seleksi Perguruan Tinggi Negeri yang berpihak kepada semua kalangan.

"Saya mengapresiasi langkah yang dilakukan Kemendikbudristek RI untuk melakukan transformasi Seleksi Masuk PTN," kata Hetifah melalui keterangan persnya yang diterima GoNews.co, Jumat (9/9/2022).

Dia menilai, sudah selayaknya seleksi masuk PTN dibuat inklusif, holistik, dan transparan dengan mengedepankan kemudahan serta penalaran berpikir peserta didik.

Hal itu menurut dia dibuktikan dengan penyederhanaan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan kewajiban transparansi perguruan tinggi untuk seleksi jalur mandiri.

Hetifah meyakini kebijakan Kemendikbudristek akan berdampak besar bagi peserta didik terutama dari kalangan kurang mampu. "Setidaknya kepercayaan diri peserta didik kurang mampu akan meningkat dan mereka akan mampu bersaing dengan peserta didik lainnya yang berasal dari berbagai latar belakang," ujarnya.

Namun dia mengingatkan efek domino dari transformasi tersebut, sehingga harus dipikirkan dampak lanjutan dan peraturan-peraturan turunannya, bukan hanya untuk SMA/SMK tetapi juga kepada Perguruan Tinggi dan Lembaga Penyelenggara Tes Masuk Perguruan Tinggi.

Politisi Partai Golkar itu menegaskan bahwa jangan sampai transformasi Seleksi PTN justru menurunkan standar masuk PTN dan memunculkan potensi permainan nilai dari pihak sekolah untuk mendongkrak nilai rapor.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI meluncurkan Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi dalam kegiatan Merdeka Belajar Episode Kedua Puluh Dua yang diselenggarakan secara daring, pada Rabu (07/09).

Transformasi Seleksi Masuk Perguruan Tinggi itu didasarkan pada lima prinsip-prinsip perubahan, yaitu mendorong pembelajaran menyeluruh, lebih berfokus pada kemampuan penalaran, lebih transparan, lebih inklusif dan mengakomodasi keragaman peserta didik, dan lebih terintegrasi.***

wwwwww