Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
17 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
18 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
18 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
17 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
8 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Voli

Hacker Bjorka Ejek Pemerintah Indonesia Cari Dia Pakai Google

Hacker Bjorka Ejek Pemerintah Indonesia Cari Dia Pakai Google
Hacker Bjorka Kembali Meledek Pemerintah Indoensia Mencarinya Pakai Google. Foto: DW (News)
Minggu, 11 September 2022 14:25 WIB

JAKARTA - Hacker Bjorka tak henti-hentinya meledek pemerintah Indonesia. Yang terbaru, dia mengejek cara pemerintah mencari peretas tersebut melalui mesin pencarian internet Google.

"Indonesian gov right now," cuit Bjorka di akun Twitter miliknya sambil memperlihatkan laman Google yang berisikan pencarian keberadaan Bjorka, Minggu (11/9/2022).

Akun Twitter @bjorkanism ini memang terbilang anyar terlihat baru bergabung pada bulan ini, di mana baru mulai men-tweet sejak 9 September lalu. Kendati begitu, sampai berita ini ditayangkan, sudah ada 135 ribu followers.

Hacker Bjorka menjelaskan kepada Twitter bahwa ia bertindak dengan baik dan tidak melanggar apapun sesuai yang diatur pada platform tersebut. Tetapi jika akun @bjorknism tetap dinonaktifkan oleh Twitter karena Pemerintah Indonesia, Bjorka mengatakan tindakan Twitter itu memalukan.

Ledakan Bjorka itu tampaknya respon upaya pencarian Pemerintah Indonesia terhadapnya usai mengancam mengklaim telah meretas dokumen rahasia Badan Intelijen Negara (BIN) untuk Presiden Jokowi Widodo (Jokowi). Pihak Istana Kepresidenan mengatakan aparat negara bakal memburu Bjorka. "Perlu saya tegaskan adalah itu sudah melanggar hukum UU ITE. Saya rasa pihak penegak hukum akan memproses secara hukum dan mencari pelakunya," kata Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, dilansir Antara, Sabtu (10/9)

Heru menyebut tangkapan layar mirip surat berlabel rahasia dari Badan Intelijen Negara (BIN) dan surat lainnya untuk Presiden Jokowi yang bocor di forum peretas (hacker) adalah informasi bohong. Sebenarnya tak ada dokumen yang bocor ke peretas itu. "Tidak ada isi surat-surat yang bocor," kata Heru.

Nama hacker Bjorka mengaku memiliki dan memperjualbelikan data-data penting, seperti IndiHome, registrasi SIM card prabayar, hingga melakukan doxing terhadap Menkominfo Johnny G Plate dan otak pembunuh aktivis HAM Munir.

Bjorka acapkali meledek, seperti membalas himbauan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar tidak menyerang yang kemudian Bjorka mengatakan Kominfo dengan sebutan bodoh. Ia juga menantang agar dirinya digerebek Pemerintah Indonesia atas apa yang sudah dilakukannya.

Dan lewat grup Telegram-nya, Bjorka mengaku masih menunggu ditangkap oleh Pemerintah Indonesia. "I'm still waiting to be raided by the Indonesian goverment," tulisnya di grup itu.

"Saya menunggu digerebek Pemerintah Indonesia," tantang dia.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta
wwwwww