Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
18 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
20 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
19 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
4
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
20 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
5
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
Sepakbola
18 jam yang lalu
Subsidi Klub Futsal Masih Menunggak, Tirta Lunggana: Kami Sangat Kecewa
6
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Metropolitan
9 jam yang lalu
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berpotensi Hujan Ringan
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Luhut: Berbisnis dengan China Enak, Speednya Cepat, Ngomong Sambil Makan Kita Dikasih Rp15 Miliar

Luhut: Berbisnis dengan China Enak, Speednya Cepat, Ngomong Sambil Makan Kita Dikasih Rp15 Miliar
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: istimewa)
Minggu, 11 September 2022 14:17 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut sangat enak dan cepat bila berbisnis dengan China. Dirinya pun menceritakan tentang pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri China, Wang Yi di Kabupaten Anji, Provinsi Zhejiang pada akhir tahun lalu.

Pada saat itu jelas Luhut, Indonesia bersama dengan China bertekad mempercepat terealisasinya proyek-proyek dalam kerangka kerja sama Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) dan secara aktif mendorong inisiatif pembangunan global. "Paling enak (bisnis) dengan China," ucap Luhut dalam video wawancara yang diunggah oleh akun TikTok @metro_tv yang dilansir, Minggu (11/9/2022).

Bagi Luhut berbisnis dengan negeri tirai bambu mempunyai kelebihan tersendiri dibanding dengan negara-negara lain, bahkan negara dari benua Eropa sekalipun. Selain cepat, proses menjalin kerjasama bisnis dengan China itu lebih mudah dibandingkan dengan negara-negara lain. "Karena bisnisnya cepat, speed mereka sudah berubah. Banyak negara-negara maju ini masih pakai gaya lama," katanya.

"Kalau dengan Tiongkok itu kita sudah ngomong, kadang-kadang, ya ngomong sambil makan, ya sudah kita kasih 15 miliar," imbuhnya.

Meskipun begitu, ia menyatakan bahwa dirinya merupakan sosok yang pro terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Saya pro nasional interest," ucapnya.

Oleh karena itu kemudian ia meminta masyarakat agar jangan meragukan nasionalisme nya terhadap NKRI. "Saya ini 21 tahu di Kopassus, jadi soal nasionalisme saya, jangan dibanding-bandingkan dengan pengamat yang belum pernah mau mati buat republik," kata Luhut diakhir video tersebut.

Sontak, video itu pun mendapat beragam tanggapan dari warganet. "Keren banget kata-kata pas diakhir," ucap akun @an.

"Endingnya Mak jleb banget," tutur akun @ic.

"Tiongkok itu dari dulu tidak pernah menjajah negara manapun, tidak pernah mengadu domba negara manapun yang mengakibatkan perang seperti Amerika," ujar akun lainnya.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww