Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
20 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
Kemenpora
13 jam yang lalu
Kemenpora Gandeng BRI, Atlet Berprestasi Diguyur Bonus Rp158 Miliar
3
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
Nasional
11 jam yang lalu
Mulyanto: Satgas Indonesia-Singapura Harus Bongkar Jaringan Korporasi Perusak Lingkungan
4
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
20 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
5
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo: Indonesia Harus Jadi Bangsa yang Menang
6
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Kemenpora
13 jam yang lalu
Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026
Home  /  Berita  /  DKI Jakarta

IOA Gelar Jalan Bersama Eratkan Silaturahmi Antar Olympian

IOA Gelar Jalan Bersama Eratkan Silaturahmi Antar Olympian
Para Olympian jalan bersama peringati Haornas 2022 dan Olympic Day 2022. (Istimewa)
Minggu, 11 September 2022 16:34 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sebanyak 30 Olympian melakukan jalan bersama yang mengambil start dan finish di Wisma Serba Guna Komplek Gelora Bung Karno Jakarta, Minggu (11/9/2022).  Kegiataan yang  digelar Indonesian Olympian Association (IOA) pimpinan Yayuk Basuki dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-39 tahun 2022 dan Olympic Day 2022.

"Selain memperingati Haornas dan Olympic Day, kegiataan Jalan Bersama ini dalam rangka mempererat silaturahmi para Olympian Indonesia," kata Yayuk Basuki.
Yayuk merupakan legenda tenis Indonesia yang tampil pada empat Olimpade. Yakni, Olimpide Seoul 1988, Olimpiade Barcelona 1992, Olimpiade Atlanta 1996 dan Olimpiade Sydney 2000.

Prestasi Yayuk cukup membanggakan di ajang Asia. Dia peraih 4 medali emas pada tiga Asian Games. Pada Asian Games Seoul 1986, dia meraih emas di ganda putri berpasangan dengan Susana, kemudian Asian Games Beijing 1990, Yayuk/Susana kembali mengulanginya dan juga meraih emas di ganda campuran saat berpasangan dengan Suharyadi.

Di Asian Games Hiroshima 1994, Yayuk hanya meraih perunggu. Terakhir, dia meraih emas tunggal putri pada Asian Games Games Bangkok 1998.

Kegiatan jalan bersama ini diikuti legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat yang meraih emas di Olimpiade Athena 2004, Kresna Bayu (judo), Lieng Lieng Agustin, Rossy Pratiwi, Anton Suseno (tenis meja), Shenny Ratna Amelia (loncat indah), Rosiana Tendean, Sarwenda Kusuma Wardhani, Erma Sulistianingsih (bulutangkis), La Paene Masara, Hermensen Balo, Johni Asadoma (tinju), Wailan Walalangi, Suharyadi (tenis), Riau Ega, Nurfitriyana (panahan), Sri Indriyani, Fatmawati, Eko Yuli Irawan (angkat besi), Lely Sampurno (menembak), Elsa Manora Nasution (renang), Emma Tahapary (atletik), dan Satriyo Rahadani (taekwondo).

Hadir juga Sekjen NOC Indonesia, Harry Warganegara, perwakilan Womens in Sport NOC Indonesia, Susan dan Dian Arifin serta Sekjen KONI Pusat, Ade Lukman. ***

wwwwww