Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
19 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
18 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
19 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
5
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
18 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
18 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Metropolitan

Dicopot dari Pimpinan Komisi V DPR, Ini Tanggapan Tamliha

Dicopot dari Pimpinan Komisi V DPR, Ini Tanggapan Tamliha
Politikus PPP Syaifullah Tamliha. (Foto: Dok Koordinatoriat Wartawan Parlemen).
Selasa, 13 September 2022 15:07 WIB

JAKARTA - Politikus PPP Syaifullah Tamliha menanggapi pencopotannya sebagai pimpinan Komisi V DPR RI. Ia menduga pencopotannya itu karena pernyataan keras terhadap Mukernas PPP yang memberhentikan Suharso Monoarfa sebagai ketua umum dan mengangkat Muhammad Mardiono.

Tamliha lantas mempertanyakan sikap Mardiono selalu pelaksana tugas ketua umum yang ingin PPP islah dan proses pergantian ketua umum tanpa konflik. "Kata Mardiono ingin islah dan menghindari konflik, kok malah copot mencopot," katanya kepada wartawan, Selasa (13/9/2022).

Tamliha mengaku sejak awal tidak berminat menjadi pimpinan komisi. Ia hanya menjalankan perintah partai semata. Kata dia, seharusnya beda pendapat tidak boleh menyerang seorang perorangan.

"Saya dari dulu juga nggak punya minat jadi pimpinan komisi, tapi hanya karena perintah partai. Semestinya konflik pendapat tidak boleh menyebabkan konflik person. Namun tentunya masing-masing memiliki cara demokratis," kata Tamliha.

Ketua DPP PPP ini mengutip pernyataan bahwa orang-orang yang mengaku demokratis justru membunuh demokrasi dengan cara-cara seolah demokratis. "Saya kader ideologis NU, masih ingat dengan pesan Tokoh Muda NU Alm. Subhan, ZE : Demokrasi dibunuh oleh orang-orang yang mengaku dirinya demokratis, dengan cara seolah-olah demokratis dan dalam forum yg seolah-olah demokratis. Ini yang terjadi hari ini dalam tubuh partai saya, PPP," ujar Tamliha.

Pimpinan DPR RI resmi melantik Muhammad Iqbal dari fraksi PPP sebagai pimpinan Komisi V DPR RI. Iqbal menggantikan Syaifullah Tamliha. Pelantikan digelar di ruang rapat Komisi V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/9).

Dalam pelantikan terlihat hadir Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi. Namun, Tamliha tidak hadir di pelantikan. "Menurut laporan saat ini rapat intern telah dihadiri hadir 22 orang, fisik 7 orang dan virtual 15 orang. Sehingga kuorum telah terpenuhi. Perihal penggantian pimpinan Komisi V dari PPP, sebelumnya Syaifullah Tamliha. Digantikan M. Iqbal," kata Wakil Ketua DPR RI Rahmat Gobel saat pelantikan.

Kemudian Gobel bertanya kepada anggota Komisi V yang hadir apakah menyetujui pergantian posisi pimpinan. "Apakah sodara M. Iqbal dapat disetujui. Sebagai wakil ketua komisi V DPR RI?" kata Gobel. "Setuju," jawab anggota Komisi V.

Selanjutnya M Iqbal berfoto bersama dengan Gobel dan pimpinan Komisi V yang lain. Gobel pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tamliha selama memimpin komisi yang membidangi infrastruktur.

"Selamat kepada Hj M. Iqbal yang dipercaya sebagai Waketua kom v. Semoga Tuhan beri bimbingan dalam laksanakan tugas bangsa. Terima kasih kepada saudara Syaifullah Tamliha atas kepemimpinan yang baik selama menjadi Wakil Ketua Komisi V," tutup Gobel.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Voli, Metropolitan, DKI Jakarta
wwwwww