Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
15 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
15 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
14 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
14 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
15 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Home  /  Berita  /  Olympic

Tangkap Warga di Madiun, Polisi: Belum Dipastikan Hacker Bjorka

Tangkap Warga di Madiun, Polisi: Belum Dipastikan Hacker Bjorka
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto; Istimewa)
Kamis, 15 September 2022 15:57 WIB

JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan seseorang di Madiun, Provinsi Jawa Timur. Penangkapan ini dilatarbelakangi adanya dugaan mengenai isu peretasan data yang saat ini tengah menjadi perbincangan publik.

Hanya saja, Dedi belum bisa memastikan apakah yang ditangkap di Madiun itu adalah benar merupakan Bjorka, atau bukan. Pasalnya, saat ini Tim Khusus (Timsus) bentukkan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD tengah melakukan pendalam terkait hal itu.

"Timsus yang dibentuk oleh Menkopolhukam, yang terdiri dari dari Menkopolukam, Polri, BIN, Kominfo dan dari badan siber-siber negara saat ini sedang bekerja."

"Yang di Madiun sedang didalami terkait menyangkut masalah yang bersangkutan (peretasan data pemerintah)."

"Belum disimpulkan seperti itu (bahwa di Madiun yang ditangkap adalah peretasnya atau Bjorka) karena masih didalami oleh timsus. Informasi yang didapat, ada di Jawa Timur (berjumlah) satu orang yang didalami," kata Dedi dikutip dari Kompas Tv, Kamis (15/9/2022).

Sementara itu, terkait informasi penangkapan yang dilakukan di Cirebon, Dedi membantahnya. Dedi menegaskan, penangkapan baru dilakukan di Madiun. "Yang di Cirebon tidak ada informasi mengenai terkait (penangkapan peretas) di Cirebon," lanjut Dedi.

Lebih lanjut, pihaknya meminta masyarakat untuk sabar sembari menunggu timsus bekerja. "Tentunya apa yang dilakukan nanti akan disampaikan lebih lanjut oleh timsus."

"Saya tidak berkompeten untuk menjelaskan sebelum tim khusus nanti telah selesai bekerja."

"Kita harus sabar menunggu tim khusus bekerja, biar nanti disampaikan oleh Pak Menkopolkam (sehingga) juga lebih komprehensif," jelas Dedi.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Voli, DKI Jakarta, Jawa Timur
wwwwww