Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
Nasional
22 jam yang lalu
DPR Siapkan Jalan, DKPP Didorong Lebih Kuat hingga Daerah
2
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
Nasional
22 jam yang lalu
DKPP Bidik Kemandirian, Sekretariat Daerah Jadi Agenda Mendesak
3
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
Nasional
22 jam yang lalu
Firman Soebagyo: Indonesia Emas 2045 Bukan Hadiah, tetapi Harus Diperjuangkan
4
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
KONI
22 jam yang lalu
Fokus PON, KONI Pusat Selaraskan Program Kerja dengan Kemenpora
5
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
Nasional
22 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Bersikap Proporsional Terkait MSCI
6
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
KONI
21 jam yang lalu
Pesilat Ayudiah Meninggal di PORPROV Jateng 2026, KONI Pusat Tegaskan Keselamatan Atlet Nomor Satu
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Arin Ngaku Banyak Kemajuan Ditangani Mantan Pelatih Timnas Anggar Jerman

Arin Ngaku Banyak Kemajuan Ditangani Mantan Pelatih Timnas Anggar Jerman
Ariani Syafitri Rahadian. (Dok. Pribadi)
Rabu, 21 September 2022 10:28 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Sejak lulus SMA pada tahun 2012, Ariani Syafitri Rahadian bertolak ke Jerman. Wanita asal Minangkabau ini meneruskan pendidikan di Fakultas Bioteknologi Molekuler Universitas Heidelberg, Jerman.

Ditengah menjalani pendidikan, Arin bergabung di Heidelberg Fecht Club-TSG Rohrbach yang ditangani mantan pelatih Tim Nasional (Timnas) Anggar Jerman, Monsieur Ollagnon pada era tahun 2000-an.

Pria asal Prancis yang lama di Jerman, sebelum melatih di HFC merupakan pelatih kepala Timnas Anggar Swiss hingga Olimpiade Tokyo 2020. Dan, dia pernah mengantarkan degen beregu putra Swiss menjadi juara dunia 2018.

Ditangani Monsieur yang sudah bekerja sama dengan banyak atlet-atlet juara dunia dan Olimpiade, Arin, panggilan akrabnya, mengaku banyak mengalami perkembangan. Hal ini terlihat dari prestasi yang dicapainya dalam beberapa kejuaraan.

"Cara latihannya yang meskipun penuh disiplin tinggi, tapi benar-benar mengajak saya untuk berpikir dan memahami esensi dari anggar itu sendiri. Dan, saya merasakan banyak kemajuan," kata Arin yang kini melanjutkan pendidikan S-2.

"Saya merasa sangat bersyukur, bahwa walaupun saya memulai anggar di waktu yang terhitung sangat terlambat dan hanya karena penasaran di awalnya, tapi bisa dapat kesempatan berharga dilatih oleh pelatih kelas dunia," tambahnya.

Berbicara soal target ke depan, Arin menyebut jangka pendek bisa menembus babak 16 besar di pertandingan anggar nasional Jerman dan juga tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 Sumatera Utara-Aceh. Sedangkan jangka panjang bisa mengikuti kejuaran dunia dan menembus babak 32 besar.

Ketika disinggung apakah tidak rindu dengan masakan khas padang tinggal begitu lama di Jerman, Arin menjawab,"Ya pasti rindu. Biasanya kalau ingin menikmati masakan padang saya suka meminta kiriman rendang dari teman-teman yang akan pulang ke Indonesia. Tapi, kalau tidak ada yah masak sendiri."

GoNews.co

Bio data dan Prestasi 

Nama : Ariani Syafitri Rahadian

Lahir: Padang, Sumatera Barat, 8 Mei 1995

Mulai latihan anggar : 2017

Jenis senjata : Degen/Epee

Sekolah/Jurusan : Universitas Heidelberg/Bioteknologi Molekuler

Klub anggar : Heidelberg Fecht Club-TSG Rohrbach

Prestasi

- Perunggu Sabre putri beregu - 2018 German National University Fencing Championship, Tübingen

- Perunggu Degen putri perorangan -  7th Korea National Fencing Club Championship, Seoul 2019

- Perunggu Degen putri perorangan - Gangnam Fencing Championship 2019, Seoul 2019

- Emas Degen putri beregu - 2019 Korea University Fencing Championship, Seoul

- Perak Degen putri beregu - 2022 Baden-Württemberg state fencing championship, Tauberbischofsheim 2022

- Peringkat 5 Degen putri beregu - 2022 German University Championship, Heidelberg. ***

wwwwww