Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
Nasional
23 jam yang lalu
Gagasan Kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Keolahragaan Memperkuat Ekosistem Olahraga
2
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
Sepakbola
22 jam yang lalu
Zlatko Runje Gantikan Igor Tolic Saat Jamu Kalteng FC
3
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
DKI Jakarta
24 jam yang lalu
Pengprov MPI DKI Jakarta Siap Sukseskan PON Pantai 2026
4
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
Sepakbola
22 jam yang lalu
Lawan Persib, Mundari Karya Optimistis Curi Poin
5
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Sepakbola
22 jam yang lalu
Duet Risto Vidakovic dan Edin Prljaca Tangani PSIM Yogyakarta
Home  /  Berita  /  Olympic

Breaking News: Laga Arema FC vs Persebaya Berakhir Ricuh, 9 Suporter Meninggal Dunia

Breaking News: Laga Arema FC vs Persebaya Berakhir Ricuh, 9 Suporter Meninggal Dunia
Kericuhan Suporter di Malang. (Foto: SINDOnews)
Minggu, 02 Oktober 2022 00:56 WIB
JAKARTA - Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2022/2023 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan Malang berakhir ricuh. Suporter masuk lapangan dan terlibat friksi dengan aparat.

Dilansir GoNEws.co dari Bola.net, invasi lapangan diawali oleh suporter dari tribun timur Stadion Kanjuruhan. Kemudian diikuti oleh para penonton dari tribun selatan.

Kejadian berlanjut dengan aksi lempar-lemparan antara suporter dengan petugas keamanan. Aparat kemudian membalas tembakan gas air mata ke arah tribun.

Kondisi itu membuat suporter panik sehingga mereka berusaha untuk menyelamatkan diri. Akibat saling berdesak-desakan beberapa penonton terinjak.

Menurut informasi yang dihimpun Bola.net, hingga pukul 00.11 WIB sebanyak 9 suporter dilaporkan meninggal dunia akibat kericuhan. Namun, belum diketahui identitasnya.

Selain korban tewas, ada beberapa korban luka. Sebagian besar dari mereka langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Korban luka tidak hanya hanya dari suporter, tapi juga dari pihak keamanan. Bahkan, ada aparat yang mengalami luka cukup serius.

Di sisi lain, petugas dan beberapa relawan kesulitan untuk melakukan pertolongan. Sebab, lampu stadion dimatikan sebelum proses evakuasi selesai.

Sementara 8 korban meninggal dunia masih tertahan di Stadion Kanjuruhan. Mereka dievakuasi ke aula stadion.

Untuk diketahui, kericuhan terjadi setelah Arema FC menelan kekalahan dari Persebaya. Tim berjuluk Singo Edan tersebut takluk 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Olympic, Beladiri, Non Olympic, Sepakbola, Jawa Timur
wwwwww